27.3 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024

    Kenapa negaranya selalu mendukung Israel? Ini penjelasan pakar Amerika

    Terkait

    PRIORITAS, 16/4/24 (Washington): Pertanyaan ini sudah klasik, tetapi tetap saja muncul dari banyak kalangan hingga saat ini. Dan sesungguhnya para ahli sepakat, hubungan antara Israel dan Amerika Serikat berasal dari nilai-nilai dan kepentingan bersama.

    Ketika Presiden Joe Biden menjanjikan dukungan tak tergoyahkan kepada Israel dalam perjuangannya melawan kelompok Hamas, dia menjadi pemimpin AS terbaru yang menjanjikan komitmen Amerika Serikat, sebuah kesetiaan sejak berdirinya negara Yahudi tersebut 75 tahun lalu ketika Presiden Harry S Truman (1945-1953) menjadi salah satu pemimpin dunia pertama menjadi oendukung serta mengakui terciptanya negara Israel di Timur Tengah.

    “Jika Anda memikirkan sejarah Amerika pada abad ke-20 dan abad ke-21, musuh-musuh Amerika dan musuh-musuh Israel adalah sama, apakah itu Nazisme, apakah itu komunisme, apakah itu ekstremisme Islam,” David Makovsky, sutradara dan peneliti senior tentang hubungan Arab-Israel di Washington Institute for Near East Policy, sebuah wadah pemikir Amerika yang pro-Israel di Washington,kepada ABC News.

    Memiliki nilai-nilai bersama

    Mark Mellman, presiden Mayoritas Demokrat untuk Israel, sebuah organisasi AS yang bekerja untuk mempertahankan dan memperkuat dukungan terhadap aliansi AS-Israel mengatakan, persahabatan antara kedua negara lahir dari upaya Amerika Serikat untuk mengamankan sekutu selama masa Perang Dingin.

    “Amerika menginginkan sekutu sebanyak-banyaknya, dan Israel adalah salah satu di antaranya,” kata Mellman kepada ABC News.

    “Tetapi ada juga kesamaan sejarah yang panjang, keyakinan bahwa orang-orang Yahudi memiliki hak atas negara dan tanah air, di tanah air bersejarah mereka, yang telah menjadi tanah air orang-orang Yahudi selama ribuan tahun. Juga dari perspektif Alkitabiah. Namun pada dasarnya, kedua negara memiliki nilai-nilai dan kepentingan yang sama. Hal-hal inilah yang membuat Amerika Serikat dan Israel menjadi sangat dekat bersama.” lanjut Mellman

    Nilai-nilai bersama antara kedua negara terutama yang mendorong Truman untuk secara terbuka mendukung Israel dalam beberapa hari setelah resolusi yang disetujui pada 29 November 1947, oleh Majelis Umum PBB untuk membentuk negara Yahudi.

    Sejak saat itu, setiap presiden Amerika, apa pun partai politiknya, telah mendukung dukungan dan keyakinan bahwa

    “Israel sama seperti kita di Amerika dalam hal komitmen terhadap pluralisme, dalam hal komitmen untuk menjadi demokratis dan memiliki peradilan yang independen,” kata Makovsky.

    “Ini adalah ide-ide yang sangat dekat dengan kami sebagai orang Amerika,” kata Makovsky.

    Kerja ssma militer nenguntungkan

    Selama bertahun-tahun, presiden Amerika telah berupaya menemukan jalan menuju perdamaian antara Israel dan negara-negara tetangganya. Makovsky mengatakan dia berada di Gedung Putih pada tahun 1993 ketika Presiden Bill Clinton mengajak Perdana Menteri Israel saat itu Yitzhak Rabin untuk berjabat tangan dengan pemimpin politik Palestina Yasser Arafat mengenai perjanjian perdamaian Perjanjian Oslo antara kedua negara.

    Departemen Luar Negeri AS menyebutkan, Israel menerima US$3,3 miliar per tahun dari Amerika Serikat dalam bentuk bantuan militer luar negeri.

    “Kenyataannya adalah kerja sama militer menguntungkan Amerika Serikat dan juga Israel,” kata Mellman.

    “Hal ini menguntungkan Israel karena juga membantu mencegah serangan negara-negara kuat seperti Iran, yang juga membantu Amerika Serikat mencegah perang yang lebih luas,” jelasnya.

    Makovsky mencatat, dukungan Amerika, khususnya secara militer, telah membawa Israel pada kisah sukses besar, membantunya bertahan dari perang yang pecah pada tahun 1948, 1956, 1967 dan 1973.

    “Ketika bantuan militer AS datang, kini kita melihat negara-negara Arab berdamai dengan Israel,” kata David Makovsky, sebagaimana dilansir BeritaSatu.com. (P-BS/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini