PRIORITAS, 5/7/25 (Tel Aviv): Israel mengatakan sementara mempersiapkan serangan terbaru untuk mencegah Iran memulihkan kemampuan militernya.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari Iran International, hari Sabtu (5/7/25), mengakui militernya sedang mempersiapkan rencana untuk melumpuhkan militer Iran.
Serangan itu bertujuan, agar Iran tidak dapat membangun kembali ancaman yang ditimbulkannya terhadap Israel, setelah perang 12 hari antara kedua negara.
“IDF mencapai keberhasilan luar biasa dalam menggagalkan program nuklir dan sistem produksi rudal Iran—dua ancaman yang menimbulkan bahaya terbesar bagi Israel,” kata Katz.
Ia menambahkan tentara Israel harus mempersiapkan diri, baik secara intelijen maupun operasional untuk memastikan superioritas udara di atas Teheran, terutama mencegah Iran membangun kembali kemampuannya.
Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, yang juga ikut serta dalam pengarahan tersebut, mengatakan operasi baru-baru ini menandai tonggak penting dalam strategi pertahanan Israel.
“Operasi belum berakhir,” katanya, menggambarkannya sebagai hasil dari perencanaan, pengumpulan intelijen, dan persiapan operasional selama bertahun-tahun.
Senjata nuklir
Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Danny Danon, juga memberi peringatan negaranya pasti akan bertindak, jika Iran melanjutkan upayanya untuk mendapatkan senjata nuklir.
“Kami memiliki kemampuan untuk mengetahui dengan pasti apa yang mereka lakukan. Jika kami melihat mereka kembali ke jalur yang sama, saat mereka berada di sana, maka kami harus mengambil keputusan,” kata Danon kepada Iran International.
Danon mengatakan sikap Israel tetap pada pengawasan strategis.
“Kami telah melakukan ini selama bertahun-tahun—sampai kami mencapai titik yang tidak bisa kembali, dan kemudian kami bertindak. Sekarang kami memantau dan mengamati dengan saksama apa yang terjadi di lapangan”, jelasnya.
Israel dan Iran saat ini sedang dalam gencatan senjata yang tidak pasti setelah 12 hari terlibat perang.
Serangan Israel tersebut menyerang situs nuklir, militer, dan strategis di seluruh Iran.
Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan gelombang rudal balistik dan pesawat nirawak ke kota-kota Israel.
Amerika Serikat ikut mengebom tiga fasilitas nuklir utama Iran. Ini menandai aksi militer langsung AS pertama terhadap infrastruktur nuklir Iran.(P-Jeffry W)
No Comments