Harga solar AS tembus rekor tertinggi, capai Rp114 Ribu per galon

Zamir Ambia
Jumat, 18 September 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 18/9/26 (Jakarta): Harga bahan bakar diesel atau solar di Amerika Serikat (AS) mencetak rekor tertinggi baru. Data Asosiasi Otomobil Amerika (AAA) menunjukkan harga rata-rata solar mencapai 6,44 dolar AS per galon atau sekitar Rp114.000 untuk 3,8 liter.

Harga tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 5,85 dolar AS per galon pada musim panas 2022. Harga solar mulai melewati rekor lama pada 4 September 2026 dan terus naik sejak saat itu.

Sejumlah wilayah AS juga mencatat kenaikan harga solar. California mencatat harga tertinggi, mencapai 8,39 dolar AS atau sekitar Rp149.000 per galon, jauh di atas rata-rata nasional.

Presiden AS Donald Trump pada Senin (14/9) menyebut konflik Rusia-Ukraina sebagai salah satu pemicu utama kenaikan harga solar global. Trump menilai konflik tersebut memberi dampak lebih besar terhadap harga solar dibandingkan konflik di Iran.

Konflik antara AS-Israel dan Iran juga memengaruhi pasokan energi global. Kedua pihak sempat menandatangani memorandum penghentian permusuhan pada pertengahan Juni, tetapi kembali melancarkan serangan setelah kesepakatan tersebut.

Dikutip Sputnik, eskalasi konflik kemudian mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi rute penting bagi distribusi minyak bumi, produk olahan minyak, serta gas alam cair (LNG) ke berbagai negara.

Gangguan terhadap jalur pasokan energi global turut mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. Kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan kenaikan harga solar di AS hingga mencapai rekor baru. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025