Salah satu gerai KFC.(Dok/kompas.com)PRIORITAS, 4/11/25 (Jakarta): PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) selaku emiten pengelola jaringan restoran cepat saji KFC, mencatat penyusutan rugi bersih sebesar 56,99 persen secara year on year (yoy) pada kuartal III-2025.
Sebagaimana laporan keuangan terbaru, seperti dilansir dari CNBC Indonesia, rugi bersih FAST tercatat menjadi Rp239,58 miliar per September 2025. Angka ini tercatat turun dari Rp557,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Malaupun rugi membaik, pendapatan FAST turun tipis 0,76 persen secara tahunan menjadi Rp3,56 triliun per kuartal III-2025. Angka ini turun tipis dari Rp3,59 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski pendapatan menurun, perseroan menekan beban pokok pendapatan sebesar 4,99 persen yoy menjadi Rp1,43 triliun dari Rp1,5 triliun. Perseroan juga berhasil menurunkan sejumlah beban operasional.
Selanjutnya FAST diketahui menutup sejumlah gerai serta melakukan pengurangan jumlah karyawan. Sepanjang 2025, FAST telah memangkas 20 gerai restoran KFC di seluruh Indonesia. Hingga 30 September 2025, perseroan mengoperasikan 695 gerai, turun dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yang sebanyak 715 gerai.
Tak itu saja, FAST juga melakukan efisiensi tenaga kerja dengan memangkas 1.041 karyawan selama 2025. Per akhir September 2025, total karyawan perseroan tercatat 12.065 orang, menurun dari 13.106 orang pada akhir 2024.
Sementara dari sisi permodalan, aset emiten pengelola KFC ini tercatat sebesar Rp4,14 triliun. Sementara sebelumnya, perseroan mencatat total aset Rp3,53 triliun per Desember 2024. (P-*r/am)
No Comments