
Penerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi Kategori Akses Terhadap Layanan Pendidikan. (‘Courtesy’ detikcom/SS 20detik)
Baca artikel detiksulsel, “Sulut-Sulteng Raih Apresiasi Atas Program Penguatan Akses dan Pemerataan Pendidikan” selengkapnya https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8669235/sulut-sulteng-raih-apresiasi-atas-program-penguatan-akses-dan-pemerataan-pendidikan.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/PRIORITAS, 20/9/26 (Makassar): Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.

Penghargaan tersebut wujud penilaian atas kontribusi kedua pemerintah provinsi dalam memperkuat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan sekaligus mendorong pemerataan pendidikan. Penganugerahan berlangsung di Makassar, Jumat (18/9/2026).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Djamari Chaniago menyerahkan trofi itu kepada Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus serta Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Dalam kategori Akses Terhadap Layanan Pendidikan, Sulawesi Utara mendapatkan penghargaan Terbaik I, sedangkan Sulawesi Tengah meraih Terbaik II.
Penilaian dalam kategori tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain pemerataan tenaga guru, ketersediaan sarana pendidikan, capaian literasi dan numerasi, serta partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Selain itu, inovasi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia turut menjadi bagian dari penilaian.
Di Sulawesi Utara, salah satu program yang menjadi perhatian adalah revitalisasi 50 sekolah serta pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan. Fokus program tersebut untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.
Pemprov Sulawesi Utara juga memperkuat peningkatan kualifikasi tenaga pendidik melalui program beasiswa tahun 2026. Dalam tahun ini Pemprov juga mengalokasikan anggaran untuk 150.000 guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S1.
Melansir Detikcom, Sulawesi Tengah mengandalkan sejumlah kebijakan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan. Salah satunya melalui Program Berani Cerdas, yang memberikan bantuan biaya pendidikan dan beasiswa bagi siswa maupun mahasiswa asal Sulawesi Tengah.
Program tersebut bertujuan untuk mendukung peningkatan akses sekaligus kualitas pendidikan. Hingga akhir 2025, Pemprov Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 23.569 penerima manfaat dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar.
Pada 2026, Pemprov kembali memperluas cakupan Program Berani Cerdas. Jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 47 ribu mahasiswa dengan alokasi anggaran sekitar Rp260,406 miliar.
Program Berani Cerdas sebelumnya juga ramai dalam pemberitaan memiliki cakupan bantuan untuk berbagai jenjang pendidikan. Termasuk di dalamnya mahasiswa S1, S2, S3, pendidikan dokter spesialis, serta tenaga pendidik.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa perluasan akses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas sekolah. Pemerataan tenaga pendidik, peningkatan kualitas pembelajaran, dukungan terhadap siswa dan mahasiswa, serta peningkatan kualifikasi guru juga menjadi bagian penting dalam memperluas layanan pendidikan.
Bagi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas program yang telah pemerintah daerah jalankan dalam memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pendidikan.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan isu pemerataan pendidikan sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di kawasan Sulawesi. (P-*/dtk/sm)

