27.3 C
Jakarta
Friday, June 14, 2024

    Waspada !!! Asia Tenggara dilanda panas ekstrem, suhu di Filipina capai 47 derajat

    Terkait

    PRIORITAS, 25/4/24 (Manila): Sebagian wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan pada Rabu (24/4/24) mengalami cuaca panas ekstrem.

    Kondisi tersebut mendorong sekolah-sekolah di seluruh Filipina untuk meliburkan kelasnya, dengan peringatan suhu panas dikeluarkan di ibu kota Thailand Bangkok. Sementara di Bangladesh, warga berdoa agar turun hujan.

    Suhu tinggi ini tercatat hanya sehari setelah PBB menyatakan Asia merupakan wilayah yang paling banyak mengalami bencana akibat bahaya iklim dan cuaca pada tahun 2023, dengan banjir dan badai sebagai penyebab utama jatuhnya korban jiwa dan kerugian ekonomi.

    Akibat perubahan iklim
    Penelitian ilmiah yang ekstensif menemukan bahwa perubahan iklim menyebabkan gelombang panas menjadi lebih lama, lebih sering, dan lebih intens.

    “Panas sekali sehingga Anda tidak bisa bernapas,” kata Erlin Tumaron, 60, yang bekerja di resor tepi laut Filipina di Provinsi Cavite, selatan Manila, di mana indeks panas mencapai 47 derajat celsius.

    “Mengejutkan bahwa kolam kami masih kosong. Anda pasti mengira orang akan datang dan berenang, tapi tampaknya mereka enggan meninggalkan rumah karena panas,” ujarnya.

    Bulan Maret, April, dan Mei biasanya merupakan bulan terpanas dan terkering di negara kepulauan ini, tetapi kondisi tahun ini diperburuk oleh fenomena cuaca El Nino.

    Indeks panas diperkirakan akan mencapai tingkat bahaya di 42 derajat celsius atau lebih tinggi di setidaknya 30 kota besar dan kecil di Filipina.

    Dilaporkan, Indeks panas mengukur seperti apa suatu suhu, dengan mempertimbangkan kelembapan.

    Sekolah tangguhkan tatap muka

    Kementerian Pendidikan Filipina mengatakan, hampir 6.700 sekolah menangguhkan kelas tatap muka pada hari Rabu.

    Suhu global mencapai rekor tertinggi tahun lalu dan Organisasi Meteorologi Dunia PBB mengatakan, Asia mengalami pemanasan dengan sangat cepat, dan dampak gelombang panas di wilayah tersebut menjadi lebih parah.

    Laporan State of the Climate in Asia 2023 dari WMO menemukan, Asia mengalami pemanasan lebih cepat dibandingkan rata-rata global, dengan suhu tahun lalu hampir dua derajat celcius di atas rata-rata pada tahun 1961 hingga 1990.

    Berdia minta hujan

    Di Bangladesh, ribuan orang berkumpul di Dhaka untuk berdoa memohon hujan ketika gelombang panas ekstrem memaksa pihak berwenang menutup sekolah-sekolah di seluruh negeri.

    Biro cuaca Bangladesh mengatakan, suhu maksimum rata-rata di ibu kota selama seminggu terakhir naik 4 hingga 5 derajat celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata 30 tahun pada periode yang sama.

    Sementara itu, pihak berwenang Thailand di Bangkok mengeluarkan peringatan panas ekstrem dan mendesak masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah demi keselamatan mereka sendiri. Suhu diperkirakan mencapai 39 derajat celsius di ibu kota Thailand, sementara indeks panas naik di atas 52 derajat celsius.

    Thailand dilanda gelombang panas minggu ini yang mendorong suhu di provinsi utara Lampang mendekati rekor nasional 44,6 derajat celsius pada hari Senin lalu. Demikian dikutip BeritaSatu.com. (P-BS/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini