29.1 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024

    Tenang !!! FDA AS: Meriang setelah divaksinasi adalah reaksi normal

    Terkait

    Washington, 10/12/20 (SOLUSSInews.com) – Selasa lalu (8/12/20), Badan Pengawas Obat dan Makanan atau FDA AS, mengatakan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech aman digunakan dan izin penggunaan darurat bisa dikeluarkan dalam beberapa hari ke depan.

    Mengingat beberapa negara sebentar lagi memulai program vaksinasi, banyak orang bertanya-tanya apakah vaksinasi Covid-19 rasanya seperti vaksinasi flu biasa? Jawabannya: Tidak juga.

    Salah satu peserta uji vaksin Pfizer-BioNTech mengatakan kepada CNBC.com, dirinya mengalami meriang dan gemetaran hingga menggertakkan gigi. “Tiduran pun rasanya sakit,” katanya.

    Peserta lainnya mengeluhkan efek samping seperti sakit kepala dan kelelahan.

    FDA mengatakan reaksi tersebut normal dan tidak terlalu berbahaya hingga pihaknya harus menarik izin darurat.

    Vaksin lainnya, buatan Moderna, memiliki efek samping yang mirip dengan gejala sedang Covid-19, seperti nyeri otot, meriang, dan sakit kepala.

    Salah satu peserta uji vaksin Moderna mengatakan kepada CNBC.com, tangan kirinya merasa kaku setelah disuntik vaksin Moderna. Tetapi rasa sakit itu hilang dalam sehari.

    Injeksi vaksin dosis kedua, reaksinya lebih buruk. Rasa kaku dan sakit pada tangan masih ada dan dia merasa kelelahan, seperti mau terkena flu. Malamnya dia mengaku demam dan meriang.

    Dia menelepon dokter dan dokter mengatakan rekasi itu normal. Keesokan harinya, badan dia sudah sehat lagi.

    Cara kerja Vvksin

    Vaksin Covid-19 terbuat dari virus corona yang sudah dimatikan. Virus yang sudah mati itu disuntikkan ke dalam tubuh untuk memicu imunitas tubuh.

    Imunitas atau antibodi inilah yang melindungi kita dari Covid-19. Anda tidak perlu khawatir tertular Covid-19 dari vaksin, karena virus tersebut sudah mati.

    Vaksin Pfizer-BioNTech menggunakan metode berbeda, yang disebut mRNA.

    Secara singkat, mRNA ialah kode genetik yang menginstruksikan sel-sel tubuh kita membentuk jaringan protein mirip dengan susunan protein virus corona. Dan inilah yang memicu respon imun.

    Jadi, ketika Anda merasakan gejala Covid-19 pascavaksinasi, itu karena obatnya sedang bekerja. Demikian CNBC.com. (S-CNBC/BS/jr)

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini