27.2 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024

    Songsong Pendidikan Lebih Baik, Kemendikbudristek Buka PPG Prajabatan 2024

    Terkait

    Dirjen GTK, Nunuk Suryani: ”Pendidikan Profesi Siapkan Guru Kompten dan Berdedikasi”

    PRIORITAS, 9/4/24 (Jakarta): Menyongsong masa depan pendidikan yang lebih baik dan dalam upaya pemenuhan kebutuhan guru pada jenjang sekolah dasar dan menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan yang telah dibuka pendaftarannya sejak 4 April 2024.

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengungkapkan, sesuai dengan data kebutuhan guru tahun 2025, PPG Prajabatan Tahun 2024 dibuka dengan kuota 38.112. Kuota ini dibuka untuk 23 bidang studi umum dan 27 bidang studi kejuruan.

    ”Para lulusan sarjana maupun diploma IV, baik dari jurusan pendidikan maupun non kependidikan yang memiliki minat, bakat, dan panggilan jiwa menjadi guru diundang mengikuti seleksi program ini,” ujar Nunuk dikutip dari laman Itjen Kemendikbudristek, Senin (8/4/2024).

    Disampaikan, nantinya bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi akan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024. Calon mahasiswa juga mendapat beasiswa dalam bentuk biaya pendidikan sebesar Rp 17 juta untuk mengikuti perkuliahan selama dua semester atau satu tahun.

    Perkuliahan bakal diakhiri dengan Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) untuk kemudian diproyeksikan menjadi guru profesional yang ditandai dengan sertifikat pendidik. Informasi lebih lanjut mengenai seleksi PPG Prajabatan dapat diakses melalui laman pendaftaran resmi https://ppg.kemdikbud.go.id.

    Sementara Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pendidikan Profesi Guru, Adhika Ganendra menambahkan, terdapat sejumlah perbedaan antara pelaksanaan PPG tahun ini dengan tahun lalu.

    Pada program PPG Prajabatan tahun 2024, calon penerima beasiswa akan melewati beberapa proses. Mulai dari tahapan pendaftaran, seleksi, memilih preferensi lokasi pengabdian dan peminatan, hingga lokasi perkuliahan. ”Ini akan dijadikan salah satu bahan pertimbangan bagi Kemendikbudristek dalam menentukan keputusan,” tuturnya.

    Lebih lanjut Adhika menjelaskan, PPG Prajabatan merupakan wujud nyata komitmen Kemendikbudristek dalam meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Yakni, dengan melahirkan guru-guru yang menguasai kompetensi dasar, berorientasi utama kepada peserta didik dan pembelajaran peserta didik, berkomitmen menjadi teladan dan pembelajar sepanjang hayat, serta memiliki dasar-dasar kepemimpinan.

    Oleh karenanya, ujarnya, untuk mencapai hal tersebut, program pendidikan ini dijalankan dengan pengajaran dan asesmen yang efektif, pembelajaran sosial-emosional, proyek kepemimpinan, praktik pengalaman pembelajaran, literasi berbagai mata pelajaran.

    Lalu, teknologi baru dalam pengajaran dan pembelajaran, pendidikan anak berkebutuhan khusus, pengembangan kurikulum, hingga pembelajaran berdiferensiasi juga diajarkan untuk para calon guru ini nantinya. (P/wl)

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini