27.9 C
Jakarta
Sunday, August 31, 2025

    Sepakat !!! Termasuk NU dan Muhammadiyah, 16 Ormas Islam bantu Prabowo ajak masyarakat lebih tenang

    Terkait

    PRIORITAS, 30/8/25 (Hambalang, Bogor – Jabar): Informasi yang diterima Beritaprioritas, ada sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, diwakili para Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal masing-masing, sepakat bahu-membahu membantu Presiden Prabowo serta pemerintah untuk mengajak masyarakat agar kembali lebih tenang.

    Adapun ke-16 Ormas Islam termasuk NU dan Muhammadiyah memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/25) untuk berdialog juga berdiskusi membahas masalah serta tantangan yang dihadapi dalam beberapa hari terakhir.

    Dilaporkan, dskusi itu, yang berlangsung selama 3 jam, turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, kemudian ada juga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    “Kami mendapatkan kesempatan untuk berdialog dengan Bapak Presiden yang didampingi dengan sejumlah menteri Kabinet, Ketua MPR RI, Kepala BIN. Kami berdialog dari hati ke hati, memahami secara umum, tetapi lengkap permasalahan bangsa yang dihadapi khususnya hari-hari ini, dan kami bersepakat untuk bersama-sama, bahu-membahu berupaya untuk mengatasi keadaan, untuk mengajak kepada masyarakat untuk supaya lebih tenang,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Yahya Cholil Staquf, mewakili 16 Ormas tersebut, sebagaimana disiarkan oleh Sekretariat Presiden, Sabtu malam ini.

    Yakin Prabowo mengatasi berbagai tantangan

    Selanjutnya, Gus Yahya, panggilan akrab Yahya Cholil Staquf, menyebut dirinya meyakini pemerintahan Presiden Prabowo, dibantu dengan para pemimpin umat, dapat bersama-sama mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

    Gus Yahya juga menyampaikan, pertemuan di Hambalang hari ini akan dilanjutkan di Istana Negara, Jakarta, juga bersama dengan perwakilan dari organisasi kemasyarakatan Islam.

    “Mudah-mudahan dari sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini,” lanjut Gus Yahya.

    Miliki kekuatan sejarah

    Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir menyebut masing-masing Ormas telah memberikan masukan dan pandangannya kepada Presiden Prabowo.

    “Pak Presiden begitu terbuka, dan kami punya pandangan yang sama bahwa kita, kekuatan Ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di Republik ini dalam kemerdekaan, dan pascakemerdekaan memahami, menghayati betul bahwa persatuan, keutuhan dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama,” tutur Haedar Nashir, yang juga berbicara mewakili 16 Ormas Islam yang bertemu Presiden Prabowo hari ini, sebagaimana dikutip Antara.

    Memanfaatkan demokrasi dengan penuh adab

    Dikatakannya, 16 Ormas Islam yakin seluruh rakyat Indonesia dapat memanfaatkan demokrasi dengan penuh tanggung jawab, dan penuh adab.

    Prof Haedar juga lanjut mengingatkan seluruh masyarakat untuk mewaspadai hal-hal yang dapat merusak demokrasi, misalnya seperti aksi kekerasan, dan perbuatan-perbuatan lain yang dapat meruntuhkan keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia. (P-*r/BPMI Sekretariat Preriden/jr)

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    spot_img

    Terkini