31.2 C
Jakarta
Sunday, August 31, 2025

    Rival berjatuhan, Marquez rayakan kemenangan MotoGP Jerman dengan gaya “Pacu Jalur”

    Terkait

    PRIORITAS, 13/7/25 (Sachsenring, Jerman): Merayakan kemenangannya, Marc Marquez meniru gaya Pacu Jalur yang dipopulerkan dalam lomba balap perahu di Kuantan Singgigi, Riau, Indonesia. Ya, Pacu Jalur kian mendunia saja setelah Marc Marquez juga meniru gaya tersebut saat menjuarai MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7/25).

    Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez meraih posisi pertama MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Minggu (13/7/25). (MotoGP)

    Dilaporkan, ketika masuk finis sebagai yang tercepat dalam balapan utama, pembalap asal Spanyol itu kemudian merayakannya dengan gaya Pacu Jalur. Marc Marquez menang dengan mudah pada MotoGP kali ini dalam lomba yang banyak diwarnai kecelakaan.

    Dalam balapan yang disiarkan secara langsung oleh Trans7, pembalap Ducati ini kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan ketujuh pada musim 2025 dalam balapan MotoGP Jerman yang dipenuhi insiden kecelakaan dan hanya menyisakan 10 pembalap berhasil finis.

    Menyisakan 10 pembalap

    Awalnya, balapan yang digelar di Sachsenring ini dimulai dengan hanya 18 pembalap setelah Maverick Vinales dan Franco Morbidelli mundur karena cedera. Namun, hanya 10 pembalap yang berhasil mencapai garis finis, menjadikannya balapan dengan jumlah finisher paling sedikit sejak MotoGP Australia 2011.

    Kendati suasana di belakangnya kacau, Marquez tampil sempurna dari pole position. Ia memimpin sejak tikungan pertama dan tak tersentuh hingga finis dengan keunggulan 6,380 detik atas pesaing terdekatnya. Ini merupakan kemenangan kesembilan Marquez pada Grand Prix Jerman dan membuatnya unggul 83 poin di klasemen sementara, sekaligus menyamai posisi kedua dalam daftar kemenangan terbanyak sepanjang sejarah kelas utama dengan 69 kemenangan.

    Sementara itu, posisi kedua secara mengejutkan diraih sang adik, Alex Marquez, yang masih dalam kondisi cedera, setelah memanfaatkan kecelakaan yang terjadi di sekelilingnya. Francesco Bagnaia juga ikut beruntung meraih podium ketiga meski start dari posisi ke-10.

    Langsung melesat

    Marquez langsung melesat dari posisi terdepan di awal balapan dan mulai menjauh dari kejaran Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio. Di Giannantonio sempat menyalip Bezzecchi untuk menempati posisi kedua dan menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mendekati catatan waktu Marquez.

    Namun, pada lap ke-18, Di Giannantonio tergelincir di tikungan pertama dan harus menyerahkan posisi kedua ke Bezzecchi. Sayangnya, hanya tiga lap berselang, Bezzecchi mengalami nasib serupa dan terjatuh, membuat Alex Marquez naik ke posisi kedua dan Bagnaia ke ketiga.

    Hingga akhir balapan, posisi tiga besar tak berubah. Marquez bahkan mengurangi kecepatannya dari keunggulan tujuh detik untuk mengamankan kemenangan keempat beruntun pada sprint dan balapan utama.

    Di belakang mereka, Fabio Quartararo (Yamaha) finis keempat, terpaut lebih dari 11 detik dari podium dan sedikit unggul atas Fermin Aldeguer (Gresini). Luca Marini kembali membalap seusai cedera dan finis keenam bersama tim pabrikan Honda, disusul oleh Brad Binder (KTM), Jack Miller (Pramac), Raul Fernandez (Trackhouse), dan Alex Rins (Yamaha).

    Daftar pembalap yang gagal finis cukup panjang. Joan Mir dari Honda ditabrak Ai Ogura di tikungan pertama, Lorenzo Savadori terjatuh dua kali, bahkan sedang diselidiki karena insiden di bawah bendera kuning. Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Miguel Oliveira juga masuk daftar korban balapan yang penuh drama ini. (P-Bst/jr)

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    spot_img

    Terkini