27.3 C
Jakarta
Friday, June 14, 2024

    Para aktivis deklarasikan Forum Aktivis Nasional. Ini maksudnya

    Terkait

    PRIORITAS, 3/5/24 (Jakarta) : Maruarar Sirait mengtakan, Forum Aktivis Nasional (FAN) siap kawal pemerintahan ke depan. FAN akan menjadi wadah pemersatu rakyat sekaligus menyalurkan harapan rakyat kepada pemerintah. Demikian harapan Ara –sapaan akrab Maruar Sirait—saat menghadiri peresmian dan perkenalan Forum Aktivis Nasional (FAN), di Tegal Parang, Jaksel, Kamis (2/5/24).

    Menurut Maruarar, forum ini dibentuk untuk menyatukan sekaligus menyampaikan pandangan rakyat ke pemerintah. “Kita kompak ini kan menyatukan dengan rakyat kawasan yang sangat padat. Jadi kita bersatu sehingga bisa mendengar apa denyut nadi dari rakyat, apa kesulitannya apa harapannya. Ya itu tentu akan disuarakan. Kita berbeda-beda organisasinya. Apapun background organisasinya, umurnya, agamanya, sukunya tujuannya baik,” ujarnya.

    Turut hadir di acara tersebut antara lain eks Ketua MK Jimly Asshiddiqie, pengamat politik M Qodari, Ketua FAN Bursah Zarnubi, Ketua Harian FAN Angelo, Ketum Kawanua for Prabowo Gibran (KOPRA), Teddy Matheos dan Sonny Ropa.

    Aktifis KOPRA Sonny Ropa bersama Jimly Asshiddiqie, Ketua MK 2 periode (2003-2006, dan 2006-2008). Foto: beritaprioritas.com

    Sementara, Bursah Zarnubi menambahkan FAN dibentuk untuk mempersatukan anak muda membangun bangsa. Pertama dimulai dengan menggelorakan sejarah agar kita selalu mengingat bangsa ini. Hal yang diingat itu, kita harus mengembalikan kedaulatan rakyat, kedua demokrasi, tiga keadilan dan kemakmuran rakyat.

    ”Nah ini yang akan didiskusikan oleh FAN sehingga kedepan kita betul-betul menghasilkan produk pemikiran yang bisa memberikan kebaikan bagi pemerintah pada masa-masa yang akan datang,” paparnya.

    Adapun, Angelo selaku Ketua Harian FAN menuturkan, perlu dan penting generasi muda mengawal pemerintahan ke depan. Menurutnya, gerakan aktivis perlu dihidupkan kembali untuk mengelola gagasan.

    Kekuasaan itu, tegasnya, perlu dikawal. Dan yang kawal itu, kalau dilihat kecenderungan pemerintahan kita ini, dengan kekuatan yang begitu kuat di presidensil, butuh gerakan eksternal. Dan hal itu tentu diharapkan peran aktif dari para aktivis.

    “Sehingga para aktivis ini perlu dihidupkan semangatnya disemangati apinya agar diskusi-diskusi di lingkungan aktivis dapat melahirkan gagasan-gagasan sebagai untuk mengimbangi apa yang dilakukan oleh pemerintah,” imbuh Angelo.

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini