27.2 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025
spot_img

    Panglima TNI: Presiden sudah perintahkan bentuk Angkatan Siber

    Terkait

    PRIORITAS, 4/9/24 (Jakarta): Presiden Joko Widodo ternyata sudah memberikan perintah untuk membentuk Angkatan Siber sebagai matra keempat di institusi TNI. Demikian pengakuan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

    “Saya sudah diperintah Pak Presiden, kemarin juga dari MPR waktu pidato, untuk membuat TNI Angkatan Siber,” kata Agus setelah menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/9/24) kemarin.

    Saat ini, menurutnya, TNI sudah memiliki satuan siber. Dan satuan tersebut sangat bergantung kepada kemampuan sumber daya manusia.

    Disebutnya lagi, sejauh ini, TNI baru berencana untuk membuat pusat siber di markas besar (Mabes) dan juga di setiap matra. Rekrutmen personelnya pun bakal berasal dari lulusan SMA dan universitas.

    Banyak diisi personel sipil

    Akan tetapi, menurutnya, satuan siber itu bakal berbeda dengan satuan-satuan lainnya di TNI karena akan lebih banyak diisi oleh personel sipil. Nantinya, kata dia, rekrutmen satuan tersebut akan lebih memprioritaskan keahliannya.

    “Memang kalau siber itu berbeda dengan satuan lain, mungkin akan lebih banyak orang sipilnya,” kata dia.

    Tetapi, dia mengaku belum melakukan pembicaraan khusus dengan DPR RI, karena kehadirannya di DPR pada Selasa itu hanya membahas soal anggaran pertahanan.

    Mempersiapkan pembentukan matra ke-IV TNI

    Diketahui, sebelumnya (16/8/24), Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet menilai sudah saatnya Indonesia segera mempersiapkan pembentukan matra ke-IV Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan menghadirkan Angkatan Siber.

    “Kehadirannya untuk memperkuat tiga matra yang sudah ada, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara,” ujar Bamsoet dalam Pidato Pengantar Sidang Tahunan MPR Tahun 2024 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.

    Dilaporkan, Bamsoet menuturkan hal tersebut penting mengingat posisi geopolitik Indonesia sangat rawan karena berhadapan langsung dengan trisula negara persemakmuran Inggris, yaitu Malaysia, Singapura, dan Australia. (P-ANT/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    - Advertisement -spot_img

    Terkini