Dua legenda: Messi mulai berlatih di Inter Miami, Ronaldo masih nikmati libur di pantai, belum balik Al Nassr

Jeffrey Rawis
Jumat, 31 Juli 2026
BOLA 0 370
3 menit membaca

PRIORITAS, 31/7/26 (Grove Port, Colombus, Ohio, Amerika Serikat): Jika cuma menyimak judul, tentu bisa saja muncul persepsi ihwal perbedaan karakter dua legenda bola dunia ini: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bahkan lebih ‘deep’ lagi, mungkin saja ada yang mengangkat opini ntara kedisiplinan dan kelalaian: Messi yang disiplin dan kembali berlatih di Inter Miami, Amerika Serikat (AS), sementara Ronaldo absen. Malah via media sosialnya terlihat sedang menikmati liburan musim panas, belum balik ke Al Nassr, Arab Saudi.
Messi yang mengakhiri petualangannya di Piala Dunia hanya 10 hari lalu, tepatnya pada 19 Juli, kembali menjalani latihan bersama Inter Miami hari Rabu ini.

Memang, pada saat akun resmi Inter Miami merilis foto sang bintang Argentina saat kembali berlatih. Tapi Ronaldo justru mengunggah foto dirinya tengah santai menikmati liburan itu.

Diketahui, Ronaldo mengakhiri petualangannya di Piala Dunia pada 6 Juli, 13 hari lebih awal dari Messi dan sejak lebih dari 3 pekan lalu, ia belum juga bergabung dengan pemusatan latihan Al Nassr hingga saat ini.

Benarkah Messi berkomitmen,
Ronaldo bermalas-malasan?

Lalu, bisa saja sebagian orang mungkin mengira bahwa penyebabnya adalah karena Messi memiliki komitmen dan kedisiplinan, sementara Ronaldo bermalas-malasan.

Tetapi, ini sama sekali tidak benar.

Pertanyaannya, mengapa Messi kembali dengan cepat?

Ya, Messi terpaksa kembali ke Inter Miami dengan cepat, seiring dilanjutkannya kompetisi liga Amerika secara langsung setelah berakhirnya ajang Piala Dunia 2026.

Messi ke Colombus, Ohio

Pasalnya, Inter Miami terpaksa menjalani dua laga tanpa bintang asal Argentina itu. Yakni, memenangkan laga pertama atas Chicago dengan skor 3-2 pada Kamis lalu, sebelum mengalahkan Montreal dengan skor 1-0 pada Minggu.

Nah, Messi akan kembali untuk mempersiapkan diri menghadapi klub Columbus di Ohio dini hari Minggu mendatang, kemudian St. Louis di Piala Liga (Leagues Cup) pada dini hari Kamis berikutnya, dengan laga-laga yang akan berlanjut hingga akhir musim liga Amerika pada Desember mendatang.

Malahan, Messi sempat diminta mengikuti laga American All-Star pada hari Rabu ini, sebelum akhirnya ia dikecualikan bersama rekan senegaranya Rodrigo De Paul, karena keduanya mencapai final Piala Dunia bersama Timnas Argentina.

Sambut musim baru dengan semangat baru

Kini, kompetisi Piala Dunia 2026 telah berakhir, dan para suporter mulai bersiap menyambut musim baru, di mana klub-klub akan bersaing memperebutkan gelar kolektif, sementara para penggemar dua legenda, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, bersaing dalam rekor individu.

Adapun Piala Dunia 2026, berlangsung di tengah prediksi bahwa turnamen ini akan menjadi yang terakhir dalam karier kedua bintang tersebut.

Ini bisa dilihat saja nanti. Karena, bisa saja berbeda faktanya kemudian.

Akhiri turnamen dengan cara berbeda

Tapi, ada yang tak terlupakan tentang perjalanan dua legenda ini yang sangat berbeda di turnamen kali ini, di mana salah satunya harus pulang lebih awal sejak awal, sementara yang lain menempuh jalan hingga akhir laga.

Publik tahu bersama, Ronaldo-lah yang harus angkat kaki, tepatnya di babak 16 besar, babak gugur kedua, setelah kalah dari Spanyol dengan skor 1-0.

Ya, mega bintang Portugal itu tidak menampilkan performa terbaiknya di turnamen tersebut, di mana ia hanya mencetak dua gol dalam kemenangan atas Uzbekistan, sementara ia gagal menjebol gawang Republik Demokratik Kongo, Kolombia, dan Spanyol.

Lalu sebaliknya, Messi menjadi pahlawan yang membawa Timnas Argentina melaju hingga partai final Piala Dunia, sebelum kalah, juga dari Spanyol, dengan skor 1-0 di masa perpanjangan waktu.

Berdasarkan catatan FIFA, demikian Goal.com, secara individu, mega bintang Argentina itu tampil sangat kuat, di mana ia mencetak 8 gol dan menyumbang 4 assist, menjadikannya pencetak gol terbaik kedua di edisi lalu, sekaligus dalam sejarah Piala Dunia, di belakang bintang Prancis Kylian Mbappe, tapi masih lebih baik dari Erling Haaland, bintang Norwegia, dan jauh di atas Lamine Yamal (bintang muda Spanyol).

Ke depan, publik bola dunia berharap bakal muncul 3 legenda baru (Mbappe, Haaland, Yamal), demi meneruskan kejayaan olahraga terpopuler sejagat ini. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025