
Wisatawan Korsel di salah satu objek Wisata di Minahasa.(Istimewa)PRIORITAS, 6/5/26 (Manado): Kunjungan turis asal Korea Selatan kini menempati urutan teratas dalam jumlah daftar wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara (Sulut) pada Maret 2026. Dominasi turis Negeri Ginseng ini menggeser posisi wisatawan asal Tiongkok yang dalam beberapa tahun terakhir mendominasi kunjungan ke daerah tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi, menjelaskan bahwa pada Maret 2026 jumlah wisatawan asal Korea Selatan yang datang ke Sulawesi Utara tercatat sebanyak 4.174 orang.
“Jumlah wisman Korea Selatan mencapai 36,24 persen dari total 11.517 wisatawan mancanegara yang berkunjung selama Maret 2026,” ujar Watekhi, Rabu (6/5/26).
Setelah Korea Selatan, jumlah kunjungan wisman terbanyak berikutnya berasal dari Tiongkok dengan 4.073 orang. Disusul Australia sebanyak 913 orang, Inggris 693 orang, serta Amerika Serikat yang mencapai 598 orang.
Selain itu, wisatawan dari Jerman tercatat sebanyak 243 orang, Singapura 88 orang, Prancis 79 orang, Belanda 48 orang, dan Malaysia sebanyak 33 orang.
Data ini menunjukkan bahwa Sulawesi Utara masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai negara, tidak hanya kawasan Asia tetapi juga Eropa dan Amerika.

Wisatawan Korea Selatan di salah satu objek wisata di Minahasa berpose dengan latar belakang pemandangan kota Manado.(Isitimewa)
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan turis mancanegara ke Sulawesi Utara pada Maret 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dibandingkan bulan sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar 25,31 persen (month to month).
Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Maret 2025, lonjakan kunjungan mencapai 161,33 persen (year on year).
Peningkatan ini menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata Sulawesi Utara yang terus menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan.
Menurut Watekhi, lonjakan kunjungan wisatawan asal Korea Selatan tidak lepas dari dibukanya kembali penerbangan langsung dari Korea Selatan ke Manado.
Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Eastar Jet dengan frekuensi dua kali dalam seminggu, sehingga memudahkan akses wisatawan untuk berkunjung ke Sulawesi Utara.
“Untuk wisman, pencatatannya dilakukan terhadap mereka yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi Manado dan Pelabuhan Laut Bitung,” jelasnya sebagaimana dilansir dari tribunnews.com..
Sementara itu, jumlah wisatawan nasional yang tercatat datang ke Sulawesi Utara pada Maret 2026 sebanyak 1.502 orang.
Adapun pergerakan wisatawan Nusantara sepanjang bulan yang sama mencapai angka 1,29 juta perjalanan orang.
Angka ini menunjukkan bahwa selain wisman, mobilitas wisatawan domestik juga tetap menjadi penopang penting bagi sektor pariwisata di Sulawesi Utara.
Secara keseluruhan, data BPS memperlihatkan tren positif kunjungan wisata ke Sulawesi Utara, baik dari wisatawan mancanegara maupun domestik, seiring meningkatnya konektivitas dan daya tarik destinasi di daerah tersebut.(P-sm)