PRIORITAS, 17/4/25 (Jakarta): Pertarungan dua raksasa otomotif, Toyota dan Honda, terus menjadi sorotan di pasar otomotif Indonesia. Keduanya bersaing ketat dari segi penjualan, inovasi produk, hingga loyalitas konsumen. Meski sama-sama berasal dari Jepang, arah strategi dan citra keduanya di mata masyarakat Indonesia memiliki perbedaan mencolok.
Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Toyota masih memimpin pasar otomotif nasional dengan pangsa pasar mencapai 30,7 persen sepanjang tahun 2024. Honda berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar sekitar 14,2 persen, di bawah Daihatsu. Dominasi Toyota tak lepas dari lini produk yang luas, dari mobil keluarga seperti Avanza hingga SUV premium seperti Fortuner.
Honda unggul dalam segmen mobil kompak serta mobil anak muda. Model seperti Brio, HR-V, dan Civic RS konsisten mencatat penjualan stabil. Brio bahkan sempat menjadi mobil terlaris nasional pada 2023, menggeser posisi Avanza. Honda dikenal memiliki desain sporty serta efisiensi bahan bakar, menjadikannya pilihan utama kalangan muda urban.
Toyota lebih agresif dalam elektrifikasi. Melalui Toyota Astra Motor, merek ini gencar memperkenalkan model hybrid seperti Yaris Cross HEV, Innova Zenix Hybrid, serta bZ4X EV. Honda baru memasuki pasar elektrifikasi secara terbatas melalui Honda e serta Accord Hybrid, yang belum terlalu populer di pasar lokal. Dalam hal ini, Toyota selangkah lebih maju dalam menyambut era mobil ramah lingkungan.
Toyota lebih unggul banyak dealer
Dari sisi jaringan, Toyota juga unggul dengan lebih banyak dealer resmi tersebar di seluruh Indonesia, memudahkan konsumen dalam perawatan serta layanan purna jual. Honda tetap kuat di kota besar, namun belum semerata Toyota di wilayah-wilayah pelosok.
Namun demikian, loyalitas merek Honda tetap tinggi. Banyak konsumen tetap setia karena performa mesin, handling presisi, serta desain yang lebih elegan dibanding rival sekelas. Beberapa pengamat menyebut Honda lebih “emosional” sedangkan Toyota lebih “fungsional” dalam pendekatan ke konsumen.
Secara keseluruhan, Toyota unggul dalam skala distribusi, volume penjualan, serta kesiapan elektrifikasi. Honda tetap menjadi pesaing kuat berkat daya tarik desain serta efisiensi. Persaingan ini tidak hanya menguntungkan industri otomotif tetapi juga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. (P-*R/Zamir A)