28.2 C
Jakarta
Wednesday, May 22, 2024

    Tak mau kalah dari Rusia, Pemerintah AS borong 100 juta dosis vaksin Covid-19

    Terkait

    Washington, 12/8/20 (SOLUSSInews.com) – Sehari setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan negaranya telah berhasil menciptakan virus corona, di mana salah satu putrinya sudah disuntik, kini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga tak mau kalah.

    Dilaporkan, Trump mengatakan, pemerintah telah menyetujui pembelian 100 juta dosis vaksin Covid-19 dari Moderna. Vaksin tersebut saat ini berada di tahap akhir uji coba ke manusia.

    Secara terpisah, Moderna mengatakan, kesepakatan pembelian vaksin mRNA-1273 itu bernilai sebesar US$1,53 miliar. Pemerintah AS juga memiliki opsi untuk membeli tambahan hingga 400 juta dosis vaksin. Pemerintah AS telah menginvestasikan US$955 juta untuk pengembangan vaksin, sehingga total investasinya telah mencapai US$ 2,48 miliar.

    Moderna saat ini tengah berada di tahap akhir pengujian vaksinnya, yang diikuti oleh 30.000 relawan, dan berharap bulan Oktober sudah keluar hasilnya.

    Pemerintah AS juga memiliki kesepakatan serupa dengan Pfizer, Johnson and Johnson, dan perusahaan farmasi lainnya untuk membeli vaksin potensial. Pemerintah AS memiliki kesepakatan dengan Pfizer dan BioNTech untuk membeli 100 juta dosis vaksin senilai US$1,95 miliar, dengan opsi tambahan hingga 500 juta dosis. AS juga memiliki kesepakatan dengan Johnson and Johnson senilai US$ 1 miliar lebih untuk 100 juta dosis, dengan opsi tambahan 200 juta dosis.

    Selain itu, Pemerintah AS juga memiliki kesepakatan dengan Sanofi dan GlaxoSmithKline untuk membeli 100 juta dosis senilai US$ 2,1 miliar, dengan opsi tambahan hingga 500 juta dosis. Demikian CNBC.com. 

    Pernyataan Putin

    Seperti diberitakan, kemarin, banyak negara termasuk Amerika Serikat, Indonesia, Inggris, Tiongkok, Prancis dan Jerman tengah berpacu memproduksi vsksin virus corona. Ternyata kini keduluan Rusia.

    Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (11/8/20) kemarin waktu setempat mengumumkan, negaranya telah menciptakan vaksin virus corona pertama.

    Ia menerangkan, vaksin Covid-19 tersebut menawarkan “kekebalan berkelanjutan” terhadap virus corona. “Pagi ini, untuk pertama kalinya di dunia, vaksin untuk melawan virus corona baru saja didaftarkan di Rusia,” katanya dalam penggilan video dengan para menteri yang disiarkan televisi.

    “Salah satu putriku sudah disuntik vaksin ini. Saya pikir ini membuatnya ikut serta dalam percobaan,” ujar Putin dikutip dari AFP.

    Rusia memang berusaha keras untuk segera mengembangkan vaksin virus corona, dan awal bulan ini berharap dapat memproduksinya secara massal dalam beberapa minggu ke depan.

    Kemudian tahun depan, ditargetkan vaksin ini dapat diproduksi “beberapa juta” dosis per bulan.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu mendesak Rusia untuk mengikuti pedoman yang ditetapkan, dan “melalui semua tahap” yang diperlukan untuk mengembangkan vaksin yang aman. (S-BS/jr)

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini