
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyapa warga usai meresmikan kawasan hasil penataan permukiman di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Peresmian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan permukiman masyarakat. (ANTARA/Alimun Khakim).PRIORITAS, 1/8/26 (Jakarta): Resminya pembenahan permukiman di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, menjadi pembuka agenda kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jawa Timur pada Sabtu (1/8/2026). Proyek ini dihadirkan untuk menyulap kawasan kumuh menjadi lingkungan tempat tinggal yang jauh lebih tertata dan manusiawi.
Transformasi area seluas 8,97 hektare yang menampung 246 unit rumah ini direalisasikan lewat skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT). Pelaksanaan proyek mencakup perbaikan fisik rumah, pembangunan jalan warga, pembenahan drainase, hingga penyediaan sarana air bersih, sanitasi, dan sistem pengelolaan sampah modern.
Penyediaan hunian yang sehat, aman, dan memadai bagi warga merupakan perwujudan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan terkait.
Staf Khusus Kemenko Infrastruktur, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa pembenahan kawasan padat ini berfokus pada peningkatan taraf hidup dan kualitas kesehatan masyarakat lokal secara nyata.
Perjalanan kerja Menko AHY di Jawa Timur selama dua hari (1–2 Agustus 2026) ini menegaskan komitmen pemerintah bahwa pembangunan fisik harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kemeriahan ajang Surabaya Marathon serta kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Cholil di Bangkalan, Madura. (P-Gio R)