Siaran live, demo pada Jumat (29/8/25) malam di Gerbang DPR, Jakarta Selatan. (TikTok @ajinalam99)
PRIORITAS, 29/8/25 (Jakarta): Situasi Ibu Kota pada Jumat (29/8/25) malam, dilaporkan lumpuh di sejumlah titik ikonik. Sejumlah laporan lapangan menyebutkan arus kendaraan maupun aktivitas masyarakat terhenti total, terutama di kawasan pusat Jakarta yang sejak siang hingga malam hari menjadi lokasi konsentrasi massa aksi.
Kondisi jalan protokol tampak sunyi tanpa pergerakan lalu lintas. Informasi yang beredar melalui grup WhatsApp menegaskan pusat keramaian Jakarta berada dalam keadaan stagnan, menciptakan suasana tidak biasa di tengah aktivitas masyarakat.
Titik yang tidak bergerak
- Patung Kuda
- Tugu Tani
- Patung Pancoran (Tugu Dirgantara)
- Tugu Monas
- Patung Pemuda
- Patung Sudirman
Semua titik itu dari Patung Kuda hingga Patung Sudirman saat ini tidak bergerak sama sekali, menurut laporan kondisi lalu lintas terkini sehubungan situasi yang sedang berlangsung di Ibu Kota pada Jumat (29/8/25) pukul 19.00 WIB.
Aksi demonstrasi di Jakarta tengah memuncak hari ini, dengan demonstran berkumpul di beberapa titik monumen utama sebagai simbol. Kawasan-kawasan seperti Patung Kuda, Tugu Tani, Tugu Monas dan lainnya dilaporkan tidak memiliki pergerakan kendaraan sama sekali, menandakan kondisi lalu lintas terhenti total.
Petugas keamanan dan lalu-lintas telah menutup beberapa ruas jalan di sekitar titik aksi untuk menghindari potensi eskalasi dan menjaga ketertiban, meski belum ada detail resmi dari instansi terkait saat ini.
Aksi demonstrasi ini diyakini sebagai bagian dari protes mahasiswa bertajuk “Indonesia Gelap” atau tuntutan serupa yang sebelumnya berlangsung di kawasan Patung Kuda dan sekitarnya, seperti yang pernah terjadi pada Februari 2025.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan demo dan memilih rute alternatif. Media sosial seperti Instagram dan X turut menyebarkan update situasi langsung di lapangan menyebut “tidak ada pergerakan sama sekali” pada monumen-monumen utama Jakarta.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah massa buruh atau mahasiswa, ataupun tanggapan dari aparat keamanan maupun pemerintah daerah. (P-*r/Zamir Ambia)