PRIORITAS, 4/4/25 (Jakarta): Ya, pagi ini nilai tukar rupiah menguat lagi setelah sempat turun imbas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik yang signifikan sebesar 32 persen untuk Indonesia.
Sesuai informasi dari Bloomberg pada Jumat (4/4/25) pukul 09.31 WIB, rupiah di pasar spot exchange tercatat berada di level Rp16.652 per dolar AS, menguat 93 poin atau 0,56 persen.
Seperti diketahui, rekor terburuk nilai tukar rupiah masih terjadi pada 17 Juni 1998, ketika mencapai Rp16.800 per dolar AS.
Kebijakan tarif AS
“Sebagai salah satu negara dengan tarif tinggi, rupiah akan mengalami tekanan yang berat,” ungkapnya.
Dikatakan, penurunan nilai tukar ini juga meningkatkan kemungkinan intervensi dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah.
“Dengan kondisi pasar yang pesimis dan investor cenderung menghindari risiko, Bank Indonesia kemungkinan akan melakukan intervensi,” tambahnya.
Sehari sebelumnya, rupiah juga mengalami pelemahan setelah Trump mengumumkan tarif tinggi bagi Indonesia. Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Kamis (3/4/2025) berada pada level Rp 16.758 per dolar AS atau melemah 45,5 poin atau 0,27 persen. (P-Selvijn R)