25.6 C
Jakarta
Monday, June 17, 2024

    Sebanyak 1.788.851 pegawai honorer jadi prioritas CASN 2024

    Terkait

    PRIORITAS, 21/5/24 (Jakarta): Kegiatan verifikasi dan validasi sudah tuntas. Dan sebanyak 1.788.851 pegawai honorer jadi prioritas CASN 2024.

    Ya, informasi terkini menyrbutkan, pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat ini telah sampai proses verifikasi dan validasi (Verval).

    Keguatan Verval tersebut dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap 1.788.851 tenaga non ASN yang masuk database BKN.

    Diinformasikan pula, jumlah non-ASN ini jauh lebih rendah dari data perkiraan sebelumnya, sebanyak 2,3 juta, pada 2023. Pelaksanaan Verval dilakukan menggunakan aplikasi verifikasi Tenaga Non ASN. Verval ini memiliki enam kriteria berdasarkan kelompok kerja (Pokja).

    Adapun ke-6 Pokja kriteria tersebut yaitu honorarium, surat Keputusan pengangkatan dan masa kerja, usia, jabatan, tingkat pendidikan, serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

    Dimulai setelah proses Verval

    Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdulah Azwar Anas mengatakan, pendaftaran CASN 2024 dapat dimulai setelah proses Verval rincian formasi yang diajukan instansi pemerintah selesai dilakukan.

    Disebutkan pula, enyusunan rincian kebutuhan ASN tahun 2024 telah dilakukan pada tanggal 15-29 Maret 2024 dan diperpanjang hingga 30 April 2024. Namun masih terdapat instansi yang belum selesai melakukan perincian usulan, khususnya instansi yang mendapatkan alokasi formasi cukup besar.

    “Kementerian PANRB bersama BKN saat ini sedang merumuskan formulasi yang tepat untuk mengakomodasi pengangkatan tenaga ASN PPPK ini. Tentunya formulasi tersebut berdasarkan verval 6 kriteria dari BKN termasuk nanti PPPK penuh waktu maupun paruh waktu,” jelas Anas, dikutip Selasa (21/5/24).

    BKN libatkan BPKP

    Selanjutnya, Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto mengatakan, BKN melibatkan BPKP dalam Verval tenaga non ASN tersebut. BPKP sebagai tim quality assurance dan penanggung jawab Pokja Kriteria 1, serta Tim BKN sebagai penanggung jawab Pokja Kriteria 2-6.

    “Pada Verval ini, distribusi data yang diperiksa oleh verifikator dilakukan secara acak. Verifikator tidak dapat memilih data yang diperiksa, dan setiap verifikator hanya melakukan Verval pada 1 kriteria sesuai dengan pokja masing-masing,” ungkapnya.

    Adapun hasil Verval tenaga non ASN 2024 per 17 Mei 2024 pukul 00.00 WIB, yaitu kriteria 2 mencapai 89.87 persen, kriteria 3 sudah 100 persen, kriteria 4 mencapai 63.33 persen, kriteria 5 sudah 100 persen, dan kriteria 6 mencapai 99.52 persen. Hasil Verval pada masing-masing kriteria tersebut nantinya sebagai dasar untuk menentukan kebijakan pengangkatan PPPK. (P-CNBCi/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini