PRIORITAS, 2/4/25 (Moskow): Hari Selasa (1/4/25) kemarin waktu setempat, Pemerintah Rusia mengatakan, mereka terbuka untuk menormalisasi hubungan dengan “mereka yang menginginkannya”. Itu dikemukakan saat menanggapi pernyataan sebelumnya oleh Presiden Finlandia Alexander Stubb.
“Presiden (Vladimir) Putin telah berulang kali mengatakan, bahwa negara kita terbuka untuk menormalisasi hubungan dengan mereka yang menginginkannya,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov kepada wartawan di Moskow.
Diketahui, pada Senin (31/3/25) lalu, Stubb mengatakan selama kunjungannya ke Inggris, negaranya perlu “mempersiapkan diri secara mental” untuk memulihkan hubungan dengan Rusia, mencatat, Moskow “akan menjadi tetangga kita sekarang dan di masa mendatang.”
Terkait itu, Peskov menyatakan, Rusia tidak pernah memulai memperburuk hubungan dengan negara-negara tetangganya, termasuk Finlandia. Dia menuduh Helsinki, serta Swedia, memilih untuk menghilangkan hubungan tersebut.
“Tidak ada masalah, ada kerja sama yang saling menguntungkan. Perusahaan-perusahaan dari kedua negara menerima dividen dan manfaat dari kerja sama ini… Sayangnya, ini adalah keadaan hubungan kita yang menyedihkan yang kita lihat sekarang,” katanya.
Juru bicara itu menuduh Finlandia dan Swedia “menyeret infrastruktur militer NATO ke wilayah mereka.”
Moskow lanjutkan kontak dengan Amerika
Selanjutnya, Peskov juga mengomentari pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang penerapan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, seraya mengatakan, Moskow melanjutkan kontaknya dengan pihak Amerika.
Diketahui, pada Minggu, Trump mengatakan, dia “sangat marah” kepada mitra Rusianya atas komentarnya yang mengkritik kredibilitas Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dengan mengancam akan menjatuhkan sanksi pada sektor minyak Rusia jika dia yakin Kremlin tidak berkontribusi pada upaya untuk mengamankan gencatan senjata di Ukraina.
“Topiknya sangat kompleks – substansi yang sedang kita bahas, terkait dengan penyelesaian Ukraina, membutuhkan banyak upaya tambahan,” demikian Dmitry Peskov, seperti dikutip Anadolu. (P-me)