
Arsip-Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan tepuk tangan kepada pemainnya saat pertandingan “Persebaya 99 Anniversary Game” di Stadion GBT Surabaya, Minggu (19/7/2026). (ANTARA/Rizal Hanafi).PRIORITAS, 24/7/26 (Surabaya): Fokus Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026 tidak hanya mengejar hasil positif, tetapi juga mempercepat proses pembentukan tim sebelum mengarungi Super League 2026/2027. Turnamen pramusim ini dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan pemain, membangun chemistry, serta menyempurnakan identitas permainan.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengatakan setiap laga menjadi bagian penting dalam proses perkembangan tim yang masih beradaptasi dengan komposisi pemain baru. Karena itu, ia menilai hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan selama mengikuti turnamen.
“Kami ingin memenangkan setiap pertandingan, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi tim yang masih dalam proses pembentukan,” kata Tavares di Surabaya, Jumat.
Persebaya akan mengawali perjalanan di Grup B Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (26/7) malam. Selain Persija, Bajul Ijo juga akan bersaing dengan PSMS Medan dan Port FC untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Menghadapi jadwal pertandingan yang padat, tim pelatih telah menyiapkan strategi rotasi pemain. Aturan delapan pergantian pemain akan dimanfaatkan untuk menjaga kebugaran skuad sekaligus memberi kesempatan kepada seluruh pemain menunjukkan kualitas mereka di lapangan.
Menurut Tavares, turnamen ini menjadi momen yang tepat untuk menilai kemampuan adaptasi para pemain baru, terutama mereka yang baru pertama kali berkompetisi di Indonesia. Evaluasi juga akan difokuskan pada komunikasi antarpemain dan pemahaman terhadap taktik yang diterapkan tim.
“Kami ingin melihat kemampuan seluruh pemain. Ada beberapa pemain yang baru pertama kali tampil di Indonesia sehingga mereka membutuhkan waktu untuk membangun chemistry,” ujarnya.
Selain meningkatkan kekompakan, Persebaya juga mulai membangun karakter permainan yang diinginkan. Tavares menilai organisasi bertahan, transisi setelah kehilangan bola, serta koordinasi antarlini harus terus diasah sejak pramusim agar tim lebih siap menghadapi persaingan liga.
Kesempatan tampil juga akan diberikan kepada pemain muda yang mampu menunjukkan performa terbaik. Salah satunya Dava Yunna yang telah dipercaya mengikuti latihan dan bergabung bersama tim utama sebagai bagian dari proses regenerasi.
Bagi Persebaya, Piala Presiden 2026 menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kualitas tim secara bertahap. Tavares berharap setiap pertandingan membawa perkembangan positif sehingga skuad memiliki bekal yang lebih matang saat memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027.
“Target kami tetap sama, yaitu terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Itulah fokus utama kami selama turnamen ini,” tutur Tavares. (P-Gio R)