27.9 C
Jakarta
Sunday, August 31, 2025

    Demo di Denpasar, 8 polisi dan 2 warga sipil terluka

    Terkait

    PRIORITAS, 30/8/25 (Denpasar, Bali): Tercatat srbanyak delapan orang anggota Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan dua orang warga sipil terluka akibat kericuhan saat demonstrasi di depan Mapolda Bali serta Kantor DPRD Bali.

    “Korban luka-luka dari personel Polda Bali 8 orang dan dua orang sipil saat ini sudah di rawat di RS. Trijata Denpasar,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Komisaris Besar Polisi Ariasandy di Denpasar, Sabtu (30/8/25)

    Selanjutnya, mantan Kabid Humas Polda NTT itu menyebutkan Polda Bali menyiagakan kurang lebih 1.000 personel gabungan termasuk Pecalang Desa adat.

    Tuntut keadilan

    Dilaporkan, massa aksi sebelumnya berkumpul di depan Mapolda Bali Denpasar. Namun, setelah itu massa bergerak ke Kantor DPRD Denpasar.

    Adapun massa menuntut keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan yang dilindas mobil polisi di Jakarta.

    Kemudian, Dirsamapta Polda Bali sempat naik ke atas mobil milik demonstran untuk menenangkan masa dan akan menindak lanjuti tuntutan tersebut. Namun, tidak lama setelah itu diminta pendemo untuk turun.

    Lalu, hingga sekitar pukul 15.30 Wita, massa mulai anarkis diawali memaksa masuk Mako Polda Bali dengan mendobrak pintu gerbang utama disertai pelemparan batu ke arah kantor dan petugas yang mengamankan, serta corat-coret di pintu dan tembok Mako Polda Bali.

    Terkaithal itu, pasukan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) Brimob dan Samapta Polda Bali mendorong mundur massa.

    Kemudian, massa berpencar ke arah Pasar Kreneng dan ke arah Kantor OJK Bali di Jalan WS. Supratman.

    Amankan 22 orang

    Selanjutnya, Polda Bali kemudian mengamankan 22 orang. Status puluhan orang tersebut belum dirilis oleh pihak kepolisian.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali pun, seperti dikutip Antara, mengimbau agar masyarakat yang ikut dalam aksi demontrasi tetap menjaga keamanan.

    “Unjuk rasa boleh dan itu sah, namun jangan anarkis, apalagi kita ketahui bersama Bali hampir 70 persen hidup dari sektor pariwisata, kalau Kamtibmas terganggu otomatis akan menggangu kunjungan wisatawan ke Bali,” demikian Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Ariasandy. (P-*r/jr)

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    spot_img

    Terkini