PRIORITAS, 17/3/25 (Situbondo): Sebagaimana catatan dari Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur (Jatim), terjadi peningkatan 20 persen volume kendaraan angkutan barang.
Menurut Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo pada BPTD Kelas II Jatim, Abdul Hamid di Situbondo, peningkatan jumlah kendaraan angkutan barang yang menyeberang di Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB), terjadi sejak seminggu terakhir.
“Lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa, kenaikan volume kendaraan dari Pelabuhan Jangkar ke Lembar mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ungkapnyanya di Situbondo, Senin (17/3/25).
Dikatakan Abdul Hamid, kenaikan volume kendaraan angkutan barang ini seiring dengan akan diberlakukannya pembatasan kendaraan angkutan barang oleh pemerintah mulai tanggal 24 Maret hingga 8 April 2025.
Dia menyebutkan selama arus mudik dan balik Lebaran per tanggal 24 Maret hingga 8 April 2025 ada pembatasan untuk angkutan barang, sehingga sopir truk mengangkut muatan lebih awal.
“Peningkatan volume kendaraan angkutan barang yang menyeberang ke Lembar melalui Pelabuhan Jangkar memang meningkat, tapi lancar karena sebagian besar juga masih menyeberang melalui Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi,” jelasnya. (P-*/Armin)