PRIORITAS, 30/8/25 (Jakarta): Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas setelah mobil rantis Brimob Polda Metro Jaya melindasnya saat aksi demonstrasi di Jakarta, Jumat (29/8/25). Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyebut peristiwa ini sebagai tragedi demokrasi.
Aktivis GMNI menyatakan kematian korban sebagai duka sekaligus peringatan keras atas praktik kekerasan aparat dalam menangani aksi massa. Mereka menilai negara gagal melindungi warganya.
“Gugurnya kawan Ojol adalah panggilan moral bagi kita semua untuk melawan praktik represif dan brutalitas aparat kepolisian. Demokrasi harus dibela, dan kami akan terus berada di barisan rakyat,” kata salah satu dari GMNI kepada media, dikutip Sabtu (30/8/25).
GMNI menegaskan demonstrasi merupakan hak konstitusional yang dijamin UUD 1945. Mereka menyebut aksi turun ke jalan adalah bentuk keresahan rakyat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan. Dalam pernyataan sikap, GMNI menyampaikan enam poin utama:
Sikap resmi GMNI se-Indonesia
- Menyampaikan belasungkawa atas gugurnya kawan Ojol sebagai pejuang demokrasi.
- Menuntut hukuman berat bagi anggota Polri yang menabrak hingga menyebabkan korban meninggal.
- Mengecam tindakan brutal aparat dalam menghadapi demonstrasi rakyat.
- Mendesak Presiden segera mencopot Kapolri karena gagal mengendalikan situasi.
- Menegaskan komitmen melawan pembungkaman, intimidasi, serta kekerasan negara.
- Meminta elite politik menghentikan sikap arogan di tengah kesusahan rakyat.
GMNI se-Indonesia yang ikut menandatangani pernyataan:
- GMNI Jaksel
- GMNI Sijunjung
- GMNI Bukittinggi
- GMNI Bangka Belitung
- GMNI Mataram
- GMNI Kota Tegal
- GMNI Padang Pariaman
- GMNI Kutai Timur
- GMNI Ciamis
- GMNI Cirebon
- GMNI Kota Tanggerang
- GMNI Kabupaten Serang
- GMNI Kota Samarinda
- GMNI Jakarta Pusat
- GMNI Palembang
- GMNI Ogan Ilir
- GMNI Malang
- GMNI Pematangsiantar
- GMNI Tanah Datar
- GMNI Riau
- GMNI Pekanbaru
- GMNI Bengkalis
- GMNI Rokan Hulu
- GMNI Inhil
- GMNI Kab. Tangerang
- GMNI Kota Bekasi
- GMNI Kab. Bekasi
- GMNI Kab. Lahat
- GMNI Batam
- GMNI Sulawesi Barat
- GMNI Buru
- GMNI Temanggung
- GMNI Kendari
- GMNI Jeneponto
- GMNI Morowali
- GMNI Aceh Tengah
- GMNI Baubau
- GMNI Kab. Sorong
- GMNI Mamasa
- GMNI Kota Sorong
- GMNI Kab. Indramayu
- GMNI Paser
- GMNI Tojo Una-Una
- GMNI Garut
- GMNI OKU
- GMNI Mamuju Tengah
- GMNI Manado
- GMNI Kefamenanu
- GMNI Bener Meriah
- GMNI Halmahera Utara
- GMNI Jakarta Barat
- GMNI Tuban
- GMNI Langkat
- GMNI Lombok Timur
- GMNI Surabaya
- GMNI Banyuwangi
- GMNI Jombang
- GMNI Kab. Mimika Papua Tengah
- GMNI Buol
- GMNI Ende
- GMNI Bulungan
- GMNI Jakarta Timur
- GMNI Ngada
- GMNI Majene
- GMNI Bangkalan
- GMNI Bojonegoro
- GMNI Sumsel
- GMNI Kab. Brebes
- GMNI Tanjungpinang
- GMNI Malang Raya
- GMNI Jawa Timur
- GMNI Lingga
- GMNI Probolinggo
- GMNI Tanggerang Selatan
- GMNI Mamuju
- GMNI Sumatera Barat
- GMNI Mojokerto
- GMNI Yogyakarta
- GMNI Jember
- GMNI Sampang
- GMNI Kabupaten Bima
- GMNI Bantaeng
- GMNI Pangkep
- GMNI Pamekasan
- DPD DKI Jakarta
- GMNI Kediri
- GMNI Kota Pariaman (P-Khalied M)