PRIPRITAS, 28/8/25 (Batam): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam melayani rata-rata 500 orang per hari untuk pengurusan administrasi kependudukan, terutama pembuatan KTP.
Plt Kepala Disdukcapil Batam, Yusfa Hendri, memastikan ketersediaan blanko masih aman dengan stok 2.000 keping. “Kami juga sudah mengajukan tambahan ke Ditjen Dukcapil agar pelayanan tetap lancar,” ujarnya.
Selain itu, setiap hari dilakukan pemusnahan 100–150 KTP rusak untuk mencegah penyalahgunaan. Disdukcapil juga terus mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang memungkinkan warga menyimpan dan mengakses dokumen kependudukan secara digital.
Hingga pertengahan Agustus, sebanyak 54.553 warga Batam telah mengaktifkan IKD atau 5,6 persen dari total penduduk. Jumlah ini naik dibanding Februari lalu (45.577 pengguna), meski masih jauh dari target 200 ribu pengguna.
“Dengan IKD, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan dokumen fisik. Semua tersimpan aman di aplikasi,” tambah Yusfa.(P-Jeff K)