Ukraina lenyapkan jenderal andalan Presiden Rusia Putin

Jeffry Wuisan
Sabtu, 19 September 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 19/9/26 (Donetsk): Pasukan Ukraina kembali melenyapkan (membunuh) seorang jenderal. Kali ini Ukraina mengeliminasi jenderal muda Mayor Jenderal Anton Feliksovich Grunis, andalan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menurut laporan yang diperoleh Beritaprioritas.com dari berbagai sumber, hari Sabtu ini (19/9/26), Mayor Jenderal Anton Grunis tewas akibat serangan drone (pesawat nirawak) Ukraina, saat ia bersembunyi di pemukiman Kindrativka, wilayah Donetsk.

Grunis yang berusia 46 tahun, mengepalai Brigade Senapan Motor Tempur ke-4 Angkatan Bersenjata Rusia.

Intelijen Ukraina telah melacak keberadaan jenderal yang dikenal ‘brutal’ ini, setidaknya selama beberapa bulan terakhir.

Operasi tersebut dilakukan operator drone dari Brigade Operasi Khusus Terpisah ke-427 “Varog.”

Dalam video serangan yang dibagikan terlihat pesawat tanpa awak Ukraina yang membawa bom menghantam sebuah rumah dan menimbulkan ledakan hebat.

“Jenderal Grunis telah dilenyapkan pada 12 September 2026, di sarangnya di malam hari di wilayah Oblast Donetsk yang diduduki sementara, ” kata Komandan Pasukan Sistem Tak Berawak Ukraina, Robert “Madyar” Brovdi.

Jenderal Grunis pada awal Juli 2026 lalu, secara pribadi dan terbuka melaporkan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin tentang keberhasilan pasukannya merebut Kostyantynivka, wilayah milik Ukraina.

Putin sangat bangga dan memujinya dengan mengatakan Grunis “berperang dengan brilian.”

Putin bahkan mengandalkan Grunis untuk lebih gigih menyerang Ukraina.

Putin juga menganugrahkan Anton Grunis Bintang Emas Pahlawan Rusia pada 27 Agustus 2026, atau sebulan setelah ia melaporkan keberhasilan merebut wilayah Ukraina.

Jenderal Grunis lahir pada 5 Oktober 1979 di Kazan (Tatarstan, Rusia). Namun ia tewas di Oblast Donetsk, wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.

16 Jenderal Rusia

Data InformNapalm menyebutkan hingga per 16 September 2026 sudah 16 jenderal Rusia dikonfirmasi tewas.

Sebanyak 14 jenderal di antara mereka masih aktif bertugas saat tewas dalam perang dengan Ukraina. Sedangkan dua jenderal lainnya adalah jenderal pensiunan yang kembali ikut berperang.

Yang terbaru dilaporkan tewas adalah Mayor Jenderal Anton Grunis.

Angka ini hanya mencakup yang terkonfirmasi lewat sumber terbuka seperti obituari, laporan keluarga, media Rusia, pernyataan pejabat, atau dokumentasi visual.

Jumlah sebenarnya bisa lebih tinggi, karena Rusia jarang mengumumkan kematian perwira tinggi secara resmi.

Beberapa kematian para jenderal Rusia itu, terjadi di garis depan akibat serangan artileri, drone, atau rudal. Namun ada juga yang tewas di garis belakang seperti serangan bom mobil di Moskow. (P-*/jw)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025