
Anggota DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa hadiri pisah sambut Danyonif 10 Marinir. (Humas DPRD Batam)PRIORITAS, 1/8/2026 (Batam): Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH., MH., menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY) yang digelar di Lapangan Tembak Pistol Yonif 10 Marinir/SBY, Pulau Setokok, Batam.
Kegiatan yang berlangsung bersama Sahabat Marinir tersebut menjadi momen penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan memimpin Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha.
Dalam prosesi serah terima, Letkol Marinir Aris Wibiatmoko berpamitan setelah mendapat amanah baru sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir. Sementara tongkat komando Danyonif 10 Marinir/SBY kini resmi diemban oleh Letkol Marinir Hariono.
Pada kesempatan itu, Dr. Muhammad Mustofa menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Letkol Marinir Aris Wibiatmoko selama bertugas di Kota Batam.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi beliau dan dukungannya dalam bersinergi membangun Kota Batam. Kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas amanah baru sebagai Komandan Detasemen Intai Amfibi 1 Marinir. Semoga selalu diberikan kemudahan, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas, serta silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” ujar Mustofa.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Letkol Marinir Hariono yang kini dipercaya memimpin Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Letkol Marinir Hariono sebagai Danyonif 10 Marinir/SBY. Semoga dapat terus memperkuat sinergi dalam membangun Kota Batam bersama DPRD, Pemerintah Kota Batam, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurut Mustofa, sinergi yang selama ini terjalin antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.
Ia menilai kolaborasi yang solid akan menjadi modal penting dalam menciptakan iklim yang aman dan kondusif, sehingga Batam semakin dipercaya sebagai daerah tujuan investasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Keamanan dan stabilitas merupakan fondasi utama pembangunan. Karena itu, sinergi seluruh unsur, termasuk TNI, harus terus dipertahankan agar Batam tetap menjadi kota yang nyaman bagi masyarakat maupun investor,” ujarnya.
Usai prosesi pisah sambut, Dr. Muhammad Mustofa turut mencoba kemampuan menembak di Lapangan Tembak Yonif 10 Marinir/SBY. Pada kesempatan tersebut, ia menggunakan senjata laras panjang yang menjadi salah satu perlengkapan utama prajurit Yonif 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kota Batam. (P-*/bwl)