PRIORITAS, 31/1/25 (Bekasi): BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 3.235 rumah terdampak banjir di Kabupaten Bekasi. Banjir terjadi pada Selasa (28/1/25) dan sebagian wilayah masih tergenang hingga Kamis (30/1/25).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menyebut banjir awalnya melanda tujuh kecamatan, lalu meluas hingga sembilan kecamatan pada Kamis (30/1/25).
Banjir awalnya merendam Tambelang, Karangbahagia, Tarumajaya, Sukakarya, Sukatani, Sukawangi, dan Babelan, lalu meluas ke Tambun Utara dan Cibitung.
“Hujan dengan intensitas tinggi sejak dua hari lalu mengakibatkan banjir dengan ketinggian air 20 sampai 80 centimeter. Mayoritas kawasan yang terendam merupakan pemukiman warga yang berada di perumahan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis, Jumat (31/1/25).
Total 9.996 jiwa
Menurutnya, banjir berdampak pada 3.043 kepala keluarga dengan total 9.996 jiwa, termasuk 10 orang yang mengungsi ke tempat aman.
“Banjir mayoritas terjadi di wilayah pemukiman warga khususnya kawasan perumahan. Namun mayoritas warga masih mendiami rumah masing-masing,” kata dia.
Pemerintah Kabupaten Bekasi belum menetapkan status tanggap darurat meski banjir melanda wilayah yang cukup luas.
“Saat ini belum masuk status tanggap darurat bencana, masih dalam pemetaan siaga tanggap darurat. Jika tanggul jebol atau situasi memburuk, barulah status tanggap darurat ditetapkan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi. (P-Zamir)