
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo Robert Sianipar membawa sambutan pada Rakorwil TPAKD Sulutgo, di Manado, Rabu (29/7/26). (‘Courtesy’ Antara/Nancy Tigauw)PRIORITAS, 30/7/26 (Manado): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menjadi ujung tombak dalam memperluas akses keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulut-Go).
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Wilayah TPAKD se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Tahun 2026 di Manado, Rabu (29/7/26). Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan untuk menyusun langkah strategis memperkuat ekonomi daerah. Demikian melansir AntaraNews.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Robert Sianipar, mengatakan keberhasilan TPAKD sangat bergantung pada sinergi pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan mempercepat akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sektor-sektor ekonomi unggulan di setiap daerah.
Melalui Roadmap TPAKD 2026–2030, OJK mendorong pembiayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran kredit, tetapi juga membangun ekosistem usaha dari hulu hingga hilir.
Di Sulawesi Utara, arah program pengembangan ekonomi daerah berfokus pada komoditas unggulan seperti pala, kelapa, dan perikanan tangkap. OJK berharap pendekatan tersebut mampu meningkatkan produktivitas pelaku usaha sekaligus menciptakan nilai tambah bagi daerah.
Selain memperluas akses pembiayaan, OJK terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi.
Hingga 2026, OJK Sulut-Go telah menggelar ratusan kegiatan literasi keuangan yang menjangkau puluhan ribu peserta. Program Simpanan Pelajar (SimPel) dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga terus diperkuat. Hal itu sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan di daerah.
OJK berharap seluruh pemerintah daerah semakin aktif memperkuat TPAKD agar akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal semakin luas.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, OJK mengharapkan TPAKD mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. (P-sm)