Kongres ke-11 Gerakan Pemuda Marhaenis dibuka di Bali, Trisakti digelorakan sebagai kompas hadapi tantangan bangsa

Sem Muhaling
Sabtu, 6 Juni 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 6/6/26 (Bali): Kongres XI Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) resmi dibuka di Bali, Sabtu (6/6/26), dengan mengusung semangat Trisakti sebagai jawaban atas berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia saat ini. Forum tertinggi organisasi tersebut menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus ruang merumuskan arah perjuangan organisasi di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi nasional.

Dilansir dari Corongpublik, dalam pembukaan kongres, semangat Trisakti yang dicetuskan oleh Soekarno kembali ditegaskan sebagai landasan perjuangan. Konsep berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa di era modern.

Konsolidasi nasional kader pemuda Marhaenis

Kongres XI Gerakan Pemuda Marhaenis  tidak hanya menjadi agenda organisasi lima tahunan, tetapi juga wadah konsolidasi kader dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan ideologi, pemberdayaan pemuda, hingga kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan nasional.

Melalui forum tersebut, Gerakan Pemuda Marhaenis berupaya memperkuat posisi pemuda sebagai agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Menjawab tantangan zaman

Di tengah perkembangan global yang semakin kompleks, GPM menilai Indonesia membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, nasionalisme yang kokoh, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Karena itu, nilai-nilai Trisakti dinilai penting untuk terus dihidupkan sebagai pedoman dalam membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing.

Kongres XI GPM di Bali diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Momentum meneguhkan semangat perjuangan

Selain agenda pemilihan kepemimpinan dan penyusunan program kerja, Kongres XI GPM juga menjadi momentum meneguhkan kembali semangat perjuangan marhaenisme di kalangan generasi muda. Organisasi berharap nilai-nilai perjuangan tersebut dapat terus relevan dan menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan Indonesia masa kini maupun masa depan. (P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025