PRIORITAS, 13/2/25 (Jakarta): Perhelatan seri ketiga putaran kedua PLN Mobile Proliga 2025, antara lain akan digelar di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Kalimantan Barat, 14-16 Februari 2025. Dua tim yang ber-homebase di Pontianak, yaitu tim putri Jakarta Popsivo Polwan dan tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi, memasang target tak tanggung-tanggung: sapu bersih!
Sekretaris Popsivo Polwan dan Bhayangkara Presisi, Yudhi Hery Setiawan, mengatakan, target tersebut tidak lain agar masyarakat di Pontianak bisa melihat tim kebanggaan mereka memenangkan dua laga di kandang.
“Masyarakat di Pontianak ini ingin melihat tim yang menjadi kebanggaan ini bisa memenangkan pertandingan di Pontianak,” ujar Yudhi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta Kamis (13/2/25).
Popsivo Polwan akan menjalani dua laga di Pontianak yakni menghadapi Jakarta Electric PLN pada Jumat (14/2) dan bertemu Jakarta Livin’ Mandiri pada Minggu (16/2). Sementara Bhayangkara Presisi akan menghadapi Surabaya Samator, Jumat (14/2) dan Jakarta Garuda Jaya, Minggu (16/2).
Popsivo Polwan sudah dipastikan lolos ke final four. Hingga laga ke delapannya, Amalia Fajria kawan-kawan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan. Sementara Bhayangkara Presisi berada di posisi kedua klasemen sementara dengan nilai 12 dari hasil empat kali menang dan sekali kalah.
“Kami berharap Popsivo dan Bhayangkara ini menang terus hingga akhir kompetisi ini,” kata Yudhi.
Sementara itu, panitia di Pontianak ini tidak melakukan penjualan tiket, melainkan menjual tiket melalui pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Jadi kalau ada orang mau nonton dia harus belanja di UMKM yang kami kerja sama, senilai harga tiket,” ujar ketua seksi pertandingan, Agung Setyo Wahyudi.
Panitia mematok harga tiket untuk reguler Rp50.000, VIP Rp100.000 dan VVIP Rp150.000. “Silakan saja beli makan atau apa saja di UMKM seharga tiket yang mau dibeli,” ujar Agung.
Wakil ketua Proliga Reginald Nelwan mengatakan seri Pontianak ini merupakan seri yang penting, khususnya putri. Dari tujuh tim putri, hanya Popsivo yang sudah memastikan lolos ke final four. Sementara lima tim lainnya masih berusaha untuk lolos dan satu tim lainnya Yogya Falcons dipastikan tersingkir dari final four.
Lima tim putri yang masih memperebutkan posisi ke final four adalah Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Livin’ Mandiri, Jakarta Electric PLN, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, dan Bandung bjb Tandamata. (P-ht)