
Terletak di tengah lanskap hijau nan asri, Bukit Rhema atau Gereja Ayam menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Magelang, Jawa Tengah. (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)
PRIORITAS, 29/12/24 (Magelang): Bangunan ikonik ini berdiri megah di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Dengan luas mencapai 40×12 meter persegi dan tinggi sekitar 20 meter, Gereja Ayam berada di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut.
Posisi ini memungkinkan pengunjung menikmati panorama alam yang menakjubkan, termasuk deretan gunung, seperti Merbabu, Merapi, Sumbing, dan Suroloyo, serta Candi Borobudur yang terlihat dari kejauhan.
Terletak di tengah lanskap hijau nan asri, Bukit Rhema, atau lebih dikenal dengan Gereja Ayam, menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Magelang, Jawa Tengah, terlebih di momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Bayu, pengelola Bukit Rhema, liburan akhir tahun selalu membawa lonjakan pengunjung yang signifikan.
“Sebelum libur Natal dan Tahun Baru, pengunjung berkisar antara 100 hingga 500 orang per hari. Kini jumlahnya melonjak hingga 1.000 pengunjung per hari,” kata Bayu, Minggu (29/12/2024).
Daya tarik utama Bukit Rhema terletak pada puncak bangunannya, yang sering disebut sebagai mahkota Gereja Ayam. Dari sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat yang spektakuler, terutama saat matahari terbit.
Namun, karena area ini cukup sempit, pengunjung harus bergantian untuk menikmati keindahan dari atas.
Meskipun sering disebut Gereja Ayam, Bayu menjelaskan bentuk bangunan sebenarnya adalah merpati bermahkota, simbol cinta kasih, perdamaian, dan kesetiaan.
“Orang-orang mengenalnya sebagai Gereja Ayam karena bagian mahkotanya menyerupai jengger ayam. Padahal, aslinya adalah merpati bermahkota,” tambah Bayu.
Bukit Rhema dibangun pada 1992 sebagai rumah doa. Kini, tempat tersebut menggabungkan wisata edukasi, wisata alam, wisata keberagaman, dan kuliner. Lantai pertama dan kedua masih digunakan sebagai tempat peribadatan, sementara lantai lainnya menawarkan pengalaman unik, termasuk Ruang Harapan tempat pengunjung dapat menuliskan keinginan mereka di atas kertas dan menempelkannya di papan harapan.
Tiket masuk ke Bukit Rhema hanya Rp 25.000, sudah termasuk makanan khas setempat berupa ketela. “Ini adalah bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekitar,” jelas Bayu.
Selain menawarkan pemandangan indah, Bukit Rhema juga memiliki kafe dengan berbagai pilihan menu yang memungkinkan pengunjung menikmati makanan sambil menikmati panorama hijau.
“Gereja Ayam ini bagus banget. Kita bisa melihat pemandangan 360 derajat Kota Magelang, sambil menikmati makanan di kafe yang syahdu banget,” ujar Lovennia, seorang pengunjung asal Tangerang seperti dilansir Beritasatu.com.
Bagi wisatawan yang mencari tempat unik untuk menghabiskan waktu liburan, Bukit Rhema atau Gereja Ayam menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, pengalaman spiritual, dan kuliner khas yang menggoda. Tidak heran apabila destinasi ini menjadi salah satu pilihan favorit di Magelang, terutama di musim liburan Nataru. (P-wr)
No Comments