Tonton Youtube BP

Hartati Murdaya kembali pimpin DPP Walubi 2025-2030 dalam usia 79 tahun

Herling Tumbel
30 Nov 2025 06:06
2 minutes reading

PRIORITAS, 30/11/25 (Jakarta): Siti Hartati Murdaya kembali terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP Walubi) periode 2025-2030. Perempuan pengusaha sukses kelahiran 29 Agustus 1946 tersebut dipilih secara aklamasi.

Dalam catatan, Hartati Murdaya pertama kali menjadi Ketua Umum Walubi pada 1998. Saat ini, di usia 79 tahun, ia mendapat kepercayaan memimpin kembali Walubi lewat pemilihan secara aklamasi dalam Pasamuan Agung atau Musyawarah Besar IV Walubi yang dihadiri 1.500 umat Buddha di Grand Theater JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

“Amanah yang saya terima hari ini adalah tanggung jawab besar untuk memastikan Walubi tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh umat Buddha di Indonesia. Saya berkomitmen menjaga integritas organisasi, memperkuat sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” kata Hartati Murdaya dalam sambutannya seusai pelantikan Sabtu (29/11/25).

Ia menambahkan, periode 2025-2030 harus menjadi momentum transformasi bagi Walubi. “Kita perlu memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pembinaan umat, dan memperluas kerja sama lintas sektor agar nilai-nilai kebajikan Buddha dapat memberi manfaat lebih besar bagi kehidupan berbangsa,” ucapnya.

Siti Hartati Murdaya, Ketua Umum Walubi 2025-2030. (Source: Walubi via Antara)

Penetapan Ketua Umum DPP Walubi ini langsung diikuti prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, menandai kesinambungan kepemimpinan Walubi dalam lima tahun mendatang.

Pelantikan menjadi momentum penuh harapan dan tekad baru bagi Walubi untuk memperkuat dharma serta meningkatkan kontribusi bagi umat Buddha dan Bangsa Indonesia.

Dibuka Menteri Agama

Acara Pasamuan Agung IV ini dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya memelihara kerukunan antarumat beragama dan internal umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya ingin mengutip ajaran Buddha yang sangat relevan dengan semangat kebangsaan kita. Sungguh menyenangkan hidup rukun, bersatu padu tanpa permusuhan di antara orang-orang yang bermusuhan. Dhammapada 197,” kata Nasaruddin Umar, Sabtu (29/11/25).

Turut hadir antara lain Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Walikota Jakarta Pusat, Arifin, mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan  Dirjen Bimas Buddha Kemenag, Supriyadi, M.Pd. (P-*/ht)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x