Tonton Youtube BP

Gunung api teraktif di dunia meletus lagi

Jeffry Wuisan
24 Aug 2025 12:17
4 minutes reading

PRIORITAS, 24/8/25 (Honolulu):  Gunung api Kilauea di Hawaii, Amerika Serikat, salah satu gunung paling aktif di dunia, kembali meletus dengan memuntahkan lava setinggi 600 kaki (sekitar 182,8 meter) ke langit.

Semburan busur lava ke udara dari letusan gunung itu, melintasi sebagian dasar kawah puncaknya. Demikian  penjelasan Survei Geologi Amerik Serikat (USGS), seperti dikutip Beritaprioritas.com dari The Independent, hari Minggu  (24/8/25).

Ini menandai kemunculan batuan cair Kilauea yang ke-31 sejak Desember 2024 lalu. Frekuensi yang cukup tinggi untuk salah satu gunung berapi paling aktif di dunia.

Letusan dimulai dengan semburan lava terus-menerus dari lubang utara di kawah puncak pada pagi hari, yang menyebabkan luapan batuan cair dalam beberapa jam.

Menjelang sore, lubang tersebut aktif menyemburkan air mancur lava panas berwarna kemerahan, karena suhunya sangat tinggi mencapai ribuan derajat Celsius.

Letusan terjadi di dalam kawah puncak dan tidak ada rumah di sekitar yang terancam.

Lava cair panas mengalir dari puncak gunung api Kilauea di Hawaii, Amerika Serikat.(usgs)

Terpasang tiga kamera

Beberapa penduduk dan pengunjung yang beruntung mendapatkan kesempatan menyaksikan langsung letusan gunung tersebut dari Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii.

Ratusan ribu orang lainnya juga dapat menyaksikan siaran langsung letusan gunung itu, karena  terdapat tiga sudut kamera yang terpasang dan dimonitor petugas Survei Geologi AS.

Setiap kali mendapat kabar ada semburan lava kembali, relawan Dinas Taman Nasional, Janice Wei, bergegas mengambil foto dan video dari kawah Kilauea, yang diberi nama Halemaumau.

Kawah itu menurut tradisi penduduk asli Hawaii, merupakan rumah bagi dewi gunung berapi Pele.

Janice Wei mengatakan ketika batuan cair itu menyembur tinggi seperti air mancur, suaranya seperti deru mesin jet atau deburan ombak laut.

“Setiap letusan terasa seperti saya duduk di barisan depan pada pertunjukan alam yang paling luar biasa,” kata Janice.

Air pantai pulau Hawaii mendidih setelah lava panas mencapai laut.(usgs)

Ruang magma

Kilauea terletak di pulau terbesar di Hawaii. Letaknya sekitar 320 kilometer di selatan kota Honolulu, yang berada di Oahu.

Ruang magma bawah di Kawah Halemaumau menerima suplai material cair sangat panas langsung dari perut bumi, dengan kecepatan sekitar 5 yard kubik (3,8 meter kubik) per detik, jelas ilmuwan yang bertanggung jawab di Observatorium Gunung Berapi Hawaii, Ken Hon.

Hal ini menggembungkan ruang magma seperti balon dan mendorong magma ke ruang atas. Dari sana, magma terdorong ke atas permukaan tanah melalui retakan.

Magma telah menggunakan jalur yang sama untuk naik ke permukaan sejak Desember, membuat pelepasan awal dan episode berikutnya semuanya merupakan bagian dari letusan yang sama.

Banyak yang menampilkan lava yang membumbung tinggi ke udara. Dalam beberapa kasus lebih dari 300 meter.

Air mancur ini terbentuk sebagian karena magma—yang mengandung gas yang dilepaskan saat naik—telah mengalir ke permukaan melalui ventilasi sempit seperti pipa.

Air mancur lava gunung api Kilaueu di Hawaii menyembur pada bulan Juni 2025 lalu.(usgs)

Pasokan magma yang meluas ditutupi magma yang lebih berat, yang telah mengeluarkan gasnya di akhir episode sebelumnya.

Akhirnya, magma baru yang cukup terakumulasi untuk memaksa magma yang telah terdegas keluar. Magma yang mendapat tekanan hebat itu,  menyembur keluar seperti botol sampanye yang dikocok sebelum gabusnya dibuka.

Air mancur lava

Ini adalah keempat kalinya dalam 200 tahun Kilauea menyemburkan air mancur lava ke udara dalam episode yang berulang.

Terdapat lebih banyak episode ketika terakhir kali Kilauea mengikuti pola ini.

Letusan yang dimulai pada tahun 1983 dimulai dengan 44 sesi semburan air mancur. Namun, semburan-semburan itu tersebar selama tiga tahun.

Dan air mancur-air mancur itu muncul di daerah terpencil, sehingga hanya sedikit yang bisa menyaksikannya. Dua lainnya terjadi pada tahun 1959 dan 1969.

Lava gunung Kilauea menjalar hingga mengeras menutupi ruas jalan di Hawaii.(usgs)

Para ilmuwan belum mengetahui bagaimana letusan ini akan berakhir atau bagaimana letusannya dapat berubah.

Pada tahun 1983, magma menghasilkan tekanan yang cukup besar, sehingga terjadi lubang baru di pinggir puncak Kilauea di ketinggian yang lebih rendah dan mulai mengeluarkan lava secara terus-menerus.

Letusan ini berlanjut dalam berbagai bentuk selama tiga dekade dan berakhir pada tahun 2018.

Hal serupa bisa saja terjadi lagi. Atau, letusan saat ini justru bisa berhenti di puncak, jika pasokan magmanya habis.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x