Tonton Youtube BP

Ribuan Airbus mengalami gangguan, jadwal penerbangan dunia terguncang

Giovanni Riung
29 Nov 2025 11:10
2 minutes reading

(Foto/Aviation NZ)

PRIORITAS, 29/11/25 (Inggris): Sekitar 6.000 unit A320 turut terdampak setengah dari total armada global pabrikan Eropa tersebut. Sebagian besar dapat kembali terbang setelah menjalani pembaruan perangkat lunak singkat.

Otoritas penerbangan Inggris memperkirakan disruption serta pembatalan penerbangan tetap terjadi, meski sejauh ini dampaknya di bandara masih relatif minim.

Masalah ini terungkap setelah penyelidikan insiden pada Oktober, ketika sebuah pesawat dalam perjalanan dari Amerika Serikat ke Meksiko tiba-tiba kehilangan ketinggian. Penerbangan JetBlue Airways itu akhirnya mendarat darurat di Florida dan mencatatkan sedikitnya 15 penumpang terluka.

Selain A320 yang menjadi model terlaris, kerentanan serupa ditemukan pada A318, A319, dan A321.

Sekitar 5.100 pesawat dapat diperbaiki melalui pembaruan perangkat lunak berdurasi kurang lebih tiga jam. Di sisi lain, sekitar 900 unit versi lebih lama wajib mengganti komputer kendali penerbangan secara fisik dan baru boleh mengangkut penumpang setelah penggantian tuntas. Durasi proses bergantung pada ketersediaan komponen pengganti.

Airbus menyampaikan permintaan maaf dan menyadari hal ini akan berdampak pada operasional maskapai maupun penumpang.

Pengamat aviasi Sally Gethin mengatakan kasus seperti ini jarang terjadi. Menurutnya, gangguan bagi penumpang bergantung pada strategi masing-masing maskapai dalam melakukan pembaruan. Lufthansa dikabarkan akan menarik pesawat dari layanan sementara, sedangkan maskapai lain optimistis dapat meminimalkan dampak pada jadwal.

Di Inggris, gangguan masih terbatas. Bandara Gatwick melaporkan some disruption, sementara Heathrow menyebut belum ada pembatalan. British Airways diperkirakan tidak terlalu terpengaruh, sementara Wizz Air dan Air India sudah menjalankan proses pembaruan.

EasyJet mengumumkan potensi gangguan jadwal, namun kemudian menegaskan banyak pesawatnya telah selesai diperbarui dan menargetkan layanan penuh pada Sabtu.

Di Amerika Serikat, isu teknis ini muncul menjelang akhir pekan Thanksgiving, salah satu periode perjalanan tersibuk. American Airlines mencatat 340 pesawat terpengaruh dan memprediksi sejumlah penundaan operasional, namun mayoritas pembaruan ditargetkan rampung dalam dua hari. Delta Airlines memperkirakan dampaknya sangat terbatas.

Di Australia, Jetstar membatalkan 90 penerbangan setelah mengonfirmasi sepertiga armadanya terdampak. (P-Gio R)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x