26.7 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025
spot_img

    Ups !!! Indonesia urutan ke delapan, terkena kenaikan tarif AS sebesar 32 persen

    Terkait

    PRIORITAS, 3/4/25 (Washington): Secara resmi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (2/4/25) waktu setempat, atau Kamis (3/4/25) pagi WIB, telah mengumumkan kenaikan tarif sedikitnya 10 persen ke banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kenaikan tarif ini diberlakukan terhadap barang-barang yang masuk ke negara tersebut.

    Berdasarkan unggahan Gedung Putih di Instagram, Indonesia berada di urutan ke delapan di daftar negara-negara yang terkena kenaikan tarif AS, dengan besaran 32 persen.

    Disebutkan, sekitar 60 negara bakal dikenai tarif timbal balik separuh dari tarif yang mereka berlakukan terhadap AS.

    Banyak negara ASEAN

    Dari daftar tersebut, Indonesia bukan negara satu-satunya di kawasan Asia Tenggara yang menjadi korban dagang AS. Ada pula Malaysia, Kamboja, Vietnam serta Thailand dengan masing-masing kenaikan tarif 24 persen, 49 persen, 46 persen dan 36 persen.

    Sebagaimana dilansir dari Kyodo, Trump mengatakan, tarif timbal balik itu bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri.

    Selanjutnya Trump menyebut hari pengumuman itu sebagai “Hari Pembebasan” bagi negaranya.

    Dilaporkan, ia dan para pejabat pemerintahannya berpendapat, Amerika Serikat telah “dirugikan” oleh banyak negara akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.

    Diketahui, tarif-tarif yang telah lama diancamkan Trump itu diumumkan dalam acara “Make America Wealthy Again” di Rose Garden, Gedung Putih.

    Ya, sejak kembali ke Gedung Putih untuk masa jabatan kedua yang tidak berturut-turut lebih dari dua bulan lalu, Trump telah memberlakukan berbagai jenis tarif baru. Di antaranya tarif tambahan 25 persen untuk mobil yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang akan berlaku mulai Kamis, serta tarif 25 persen pada seluruh impor baja dan aluminium.

    Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan, tarif universal akan mulai berlaku pada Sabtu (5/4/25), sementara tarif timbal balik — yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS — akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025. (P-me)

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    - Advertisement -spot_img

    Terkini