30 C
Jakarta
Friday, July 11, 2025

    Paus Fransiskus alami pnemonia ganda sehingga mempersulit pengobatannya

    Terkait

    PRIORITAS, 19/2/25 (Jakarta) : Paus Fransiskus didiagnosa menderita pneumonia ganda. Hal ini menurut tim medis mempersulit proses penyembuhannya. Meski begitu, para dokter di rumah sakit Gemelli, Roma, Italia, berusaha memberikan pengobatan farmakologis untuk menyembuhkan infeksi seriusĀ  yang menyerang paru-paru Paus Fransiskus.

    Pemimpin agama Katolik sedunia yang berusia 88 tahun itu telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit lebih dari dua hari sejak ia mengeluh ada gangguan di bagian dadanya ketika beraktifitas.

    Berdasarkan pernyataan Vatikan, Paus Fransiskus menjalani pemindaian CAT di dada pada Selasa (18/2) petang. CAT scan itu menunjukkan kondisi Paus mengalami gejala radang paru-paru. “Pneumonia bilateral sehingga memerlukan terapi farmakologis lebih lanjut”, ungkap pihak Vatikan, seperti beritaPrioritas.com dari CNNIndonesia, Rabu (19/2/25).

    Pneumonia bilateral adalah infeksi serius yang dapat menjadi radang hingga melukai dua paru-paru. Ini dapat membuat pernapasan penderita menjadi lebih sulit. “Tes laboratorium, rontgen dada, dan kondisi klinis Bapa Suci terus memberikan gambaran yang kompleks,” jelas pernyataan resmi Vatikan.

    Laporan tersebut menegaskan kembali bahwa Paus Fransiskus memerlukan terapi kortikosteroid dan antibiotik, yang membuat pengobatan menjadi lebih sulit. “Meskipun demikian, Paus Fransiskus tetap dalam semangat yang baik,” tambah pernyataan Vatikan.

    Catatan rekam medis Paus Fransiskus memang menunjukkan dirinya sangat rentan terhadap infeksi paru-paru, Ā karena saat dewasa muda ia sempat menderita radang selaput dada sehingga salahsatu paru-parunya diangkat.

    Vatikan mengumumkan semua kegiatan publik dalam kalender Paus Fransiskus telah dibatalkan. Paus Fransiskus disebut akan menjalani rawat inap di rumah sakit selama diperlukan. (P-jeffry w)

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Headline News

    Terkini