

PRIORITAS, 14/6/26 (Jakarta): Sebanyak empat perwira menengah Tentara Nasional Indonesia (TNI) lulus dari kampus militer di Amerika Serikat. Mereka akan semakin memperkuat kapasitas kepemimpinan militer nasional dalam menghadapi tantangan global.
Hal itu diungkapkan, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (14/6/26).
Dubes Indroyono mengatakan, keempat perwira itu diwisuda pada Kamis (11/6/26) di National Defense University (NDU), sebuah institusi pendidikan militer prestisius Amerika Serikat di Washington, D.C.
Mereka adalah Kolonel Marinir Tri Yudha Ismanto dengan gelar magister di bidang keamanan internasional, dan Kolonel Nav M. Jausan dengan gelar magister di bidang informasi dan siber.
Selanjutnya Kolonel Pnb. Akal Juang Putra dengan gelar magister di bidang strategi sumber daya dan keamanan nasional dari Dwight D. Eisenhower School NDU, dan Kolonel Inf. Benny Wahyudi lulus dari National War College NDU.
“Mereka tidak hanya membawa pulang gelar akademik, tetapi juga perspektif strategis, jejaring internasional, dan pengalaman yang akan memperkuat kapasitas kepemimpinan TNI dalam menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks,” kata Dubes Indroyono, sebagaimana dilansir dari Antara.
Simbol transformasi militer nasional
Disebutkan, kelulusan empat perwira menengah TNI itu menjadi simbol transformasi militer nasional dalam menghadapi dinamika keamanan global yang semakin kompleks, dengan ancaman siber hingga rivalitas geopolitik yang terus berkembang.
Pencapaian tersebut tak hanya merepresentasikan keberhasilan akademik, tetapi juga mencerminkan investasi jangka panjang nasional dalam membangun kepemimpinan militer yang adaptif, berwawasan, dan memiliki pemikiran strategis, kata dia.
Dikatakan, TNI saat ini memerlukan pemimpin yang tak hanya memiliki ketangguhan operasi di lapangan, tetapi juga kemampuan analisis, pemikiran strategis, dan wawasan global yang kuat.
“Pencapaian ini sekaligus mencerminkan eratnya kerja sama dan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Dubes Indroyono yang hadir dalam wisuda keempat perwira tersebut.
Menurut Indroyono, kehadiran dirinya bersama Atase Pertahanan RI dan Atase Angkatan Darat RI dalam upacara wisuda tersebut menegaskan posisi strategis RI dalam jejaring keamanan global, serta memperkuat hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat. (P-*/ht)